-
Khofifah ajukan penjadwalan ulang sidang karena agenda kedinasan penting.
-
KPK butuhkan kesaksian gubernur terkait mekanisme hibah Jatim 2019.
-
Kasus dana hibah Jatim kembangkan OTT KPK sejak 2022.
SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, mengajukan permohonan penjadwalan ulang kehadirannya sebagai saksi dalam Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (5/2/2026). Permohonan tersebut disampaikan secara resmi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Permintaan penjadwalan ulang dalam Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim itu disampaikan melalui Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Adi Sarono, yang hadir langsung di PN Tipikor Surabaya mewakili Gubernur Khofifah.
Kehadiran Adi bertujuan menyampaikan surat resmi sekaligus menjelaskan alasan ketidakhadiran gubernur dalam agenda persidangan tersebut.
Adi Sarono menjelaskan bahwa Khofifah berhalangan hadir dalam Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim karena harus menghadiri rapat paripurna DPRD Jawa Timur serta melakukan persiapan menyambut kunjungan kerja Presiden ke wilayah Jawa Timur.
“Kami menyampaikan surat permohonan penundaan dari Ibu Gubernur. Hari ini beliau tidak bisa hadir karena sedang berhalangan berkaitan dengan acara rapat paripurna DPRD Jatim dan juga persiapan kunjungan Presiden ke Jawa Timur,” katanya, dikutip dari BeritaJatim.
Pemprov Jatim menegaskan bahwa ketidakhadiran tersebut bukan bentuk penghindaran dari proses hukum. Menurut Adi, agenda kedinasan yang bersifat mendesak menjadi alasan utama sehingga Gubernur Khofifah tidak dapat memenuhi panggilan sidang pada hari itu.
Ia menyampaikan bahwa koordinasi intensif dengan jaksa penuntut umum dari KPK terus dilakukan untuk menentukan jadwal pemanggilan ulang.
“Beliau bukan tidak mau hadir, tapi memang kondisi tidak memungkinkan hari ini. Kapan atau bagaimana jadwal selanjutnya akan kami sampaikan setelah koordinasi selesai,” tegas Adi.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa kesaksian Khofifah diperlukan untuk mendalami mekanisme pelaksanaan program hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019. “Kehadiran sebagai saksi ini berdasarkan permintaan majelis hakim setelah berita acara pemeriksaan dibacakan oleh jaksa penuntut umum pada sidang sebelumnya,” ujar Budi pada Rabu (4/2/2026).
Dalam agenda persidangan tersebut, majelis hakim hanya menjadwalkan pemanggilan Gubernur Khofifah sebagai saksi. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak tidak tercantum dalam daftar saksi yang dipanggil pada hari yang sama.
Kasus Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Desember 2022 yang menjerat mantan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak.
Hingga kini, sebanyak 21 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang merugikan keuangan negara melalui skema dana hibah tersebut. Identitas para tersangka telah diumumkan kepada publik pada 2 Oktober 2025, sementara penyidikan terhadap mantan Ketua DPRD Jatim Kusnadi dihentikan pada Desember 2025 karena yang bersangkutan meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Riwayat Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono, Pernah Kembalikan Rp200 Juta ke KPK
-
Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah
-
KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB
-
Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu
-
Geledah Kantor BPN Mojokerto, KPK Temukan Amplop Berisi Uang
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis
-
Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas
-
TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat
-
Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra
-
Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi