-
Video kekerasan siswa SMK Surabaya viral, dinas lakukan verifikasi.
-
Dinas Pendidikan minta cek CCTV agar informasi tidak simpang.
-
Laporan polisi masuk, pengumpulan data fakta terus berjalan.
1. Video beredar di media sosial
Rekaman yang memperlihatkan seorang siswa diduga mengalami kekerasan pertama kali diketahui publik setelah tersebar luas di berbagai platform. Dalam tayangan itu tampak beberapa pelajar berada di lokasi yang sama dengan korban.
Informasi yang menyertai video menyebut kejadian berlangsung di sebuah SMK swasta di Surabaya. Waktu kejadian disebut terjadi pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB.
2. Korban disebut siswa berkebutuhan khusus
Keterangan yang beredar menyebut pelajar yang menjadi korban merupakan anak disabilitas. Informasi ini kemudian sampai ke Dinas Pendidikan Jawa Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim mengakui bahwa pihaknya mengetahui adanya siswa berkebutuhan khusus yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
3. Dinas minta verifikasi melalui CCTV
Untuk memastikan kronologi secara utuh, Dinas meminta sekolah dan Cabang Dinas melakukan pengecekan kamera pengawas di area kejadian.
Langkah ini ditempuh agar tidak ada penilaian sepihak hanya dari potongan video yang beredar di masyarakat.
4. Aries nilai video belum menggambarkan keseluruhan
Aries menyebut sudut pandang video yang tersebar dinilai belum cukup luas. Karena itu, ia meminta publik menunggu hasil penelusuran resmi.
Ia juga menilai dari pengamatannya tidak tampak pengeroyokan sebagaimana yang ramai dibicarakan.
5. Ada laporan ke kepolisian
Peristiwa tersebut dikabarkan telah dilaporkan kepada aparat kepolisian. Informasi itu dibenarkan oleh Aries.
Meski begitu, Dinas tetap meminta sekolah mengumpulkan bukti pendukung agar data yang diperoleh benar-benar jelas.
Berita Terkait
-
Pulih dari Cedera, Catur Pamungkas Siap Kembali Bela Persebaya Surabaya
-
Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen
-
Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia
-
Whoosh ke Surabaya: Ambisi Melaju Kilat di Atas Tumpukan Utang Negara
-
Pembatasan AI bagi Siswa SD hingga SMA: Melindungi atau Mengancam Masa Depan Anak Bangsa?
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Kasus Pemotor Tewas di Pacitan Berakhir Damai, Ini Fakta dan Kronologinya
-
BRI Perluas Layanan BRImo, Pembelian Obat Bisa Langsung Antar ke Rumah
-
Gotong Royong Jadi Kunci, Desa Manemeng Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan
-
BRI dan Desa BRILiaN Perkuat UMKM Desa Sumowono Semarang dari Pasar Hingga Digitalisasi
-
BRI Perkuat Desa BRILiaN dan UMKM Lontar Sewu, Ekonomi Desa Hendrosari Gresik Melesat