- Brankas kuno berisi perhiasan lama ditemukan penyidik.
- Istri pemilik datang membuka brankas saat penggeledahan.
- Polisi sita emas batangan dan dokumen penting.
SuaraJatim.id - Pengungkapan brankas kuno juragan emas Nganjuk menjadi sorotan setelah penyidik dari Bareskrim Polri menggeledah rumah mewah milik pemilik Toko Emas Semar di kawasan Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (19/2/2026).
Dari penggeledahan tersebut, aparat menemukan perhiasan emas model lama yang tersimpan di dalam brankas di bagian belakang rumah.
Fakta tentang brankas kuno juragan emas itu terungkap melalui kesaksian Ketua RT 01/RW 02 Kelurahan Payaman, Hari Kusyanto, yang turut mendampingi proses penggeledahan.
Ia bersama Ketua RW diminta menjadi saksi saat penyidik melakukan pencarian barang bukti sejak pagi hingga malam hari.
“Saya sebagai RT dengan Pak RW, Pak Hartono, diajak ke sana untuk sebagai saksi,” ujar Hari Kusyanto, dikutip dari pemberitaan, Sabtu (21/2/2026).
Menurut Hari, penggeledahan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 21.30 WIB. Saat proses berlangsung, pemilik rumah berinisial T tidak berada di tempat. Rumah mewah di Jalan Diponegoro tersebut diketahui hanya dihuni penjaga dalam beberapa tahun terakhir.
Istri pemilik rumah datang dari Surabaya sekitar pukul 16.00 WIB. Kedatangannya untuk membuka brankas yang berada di pojok selatan belakang rumah agar dapat diperiksa penyidik.
Setelah dibuka, isi brankas kuno itu memperlihatkan sejumlah perhiasan emas model lama yang dikemas dalam beberapa bungkusan plastik.
“(Brankas) dibuka, ditemukan ya perhiasan-perhiasan, tapi katanya perhiasan-perhiasan sudah kuno. Maksudnya itu sudah lama lah, sudah lama seperti cincin,” terang Hari.
Hari mendengar informasi total perhiasan yang diamankan mencapai angka 1,6, namun ia tidak mengetahui secara pasti apakah satuan yang dimaksud ons atau kilogram.
Selain perhiasan, penyidik juga membawa sejumlah dokumen penting dari dalam rumah yang sudah tidak ditempati pemiliknya sekitar 10 tahun.
“Pak T itu sudah lama enggak di situ, hampir sekitar 10 tahun tuh katanya yang jaga. Sudah lama enggak di situ. Dulu di situ, tapi sudah ke Surabaya, sudah lama,” tuturnya.
Sebelumnya, rumah juragan emas di Surabaya juga digeledah aparat yang dipimpin Direktur Dittipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak. Penggeledahan di Jalan Tampomas, Sawahan, Surabaya berlangsung sekitar 10 jam.
Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan barang bukti yang disita meliputi dokumen, surat, uang, transaksi elektronik, hingga belasan kilogram emas batangan.
“Meliputi surat, dokumen, kemudian uang, bukti elektronik dan beberapa berapa barang bukti lainnya, yang terkait dengan dugaan tidak pidana yang terjadi. (Emas) termasuk di dalamnya. (Batangan kilogram) lebih ya,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pendana Isu Ijazah Jokowi, JK: Saya Bukan Tipe Kritik dari Belakang Apalagi Bayar Orang!
-
Dalih AI Tak Mempan! JK Resmi Polisikan Rismon Sianipar: Dia Hanya Bantah Pembuatnya, Bukan Isinya!
-
Sambangi Bareskrim, JK Tempuh Jalur Hukum Soal Isu Ijazah Jokowi?
-
Akal Bulus Pengoplos Gas Cileungsi: Pakai 'Mata-Mata' HT, Ibu-Ibu Jadi Tameng, hingga Trik Es Batu!
-
Negara Rugi Rp1,2 Triliun! Bareskrim Sikat 672 Penyalahguna BBM-LPG, 2 Anggota TNI Ikut Terseret
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Fokus Melayani, Bukan Cari Jodoh! Kemenhaj Surabaya Larang Petugas Haji Cinlok di Tanah Suci
-
Suara di Balik Pintu: Kisah Penemuan Bayi Merah yang Menggetarkan Hati Warga Bangil
-
Sosialisasi Parkir Digital Surabaya Berujung Chaos: Lemparan Batu Hingga Sweeping Tengah Malam
-
Bukan Sekadar Tap-In, Parkir Digital Surabaya Picu Ketegangan Jukir vs Pemkot
-
Bak Hotel, Maraknya Kos Harian di Jember Bikin Pengusaha PHRI Meradang