-
MSC 2026 Mojokerto diprotes akibat dentuman sound horeg.
-
Plafon rumah warga disebut rontok dan tidak roboh.
-
Pemerintah desa klaim masalah sudah selesai.
3. Pengakuan Kepala Desa
Miftahuddin membenarkan adanya insiden plafon yang rontok. Akan tetapi, ia menilai persoalan tersebut tidak sebesar yang berkembang di media sosial.
"Sampai hari ini sudah tidak ada masalah. Cuman di medsos ini kan kalau sudah masuk seakan-akan kayak besar masalahnya. Padahal kan tidak sampai rumahnya roboh dan seterusnya. Kalau (plafon) rontok itu kan faktornya ya memang plafonnya sudah mau rontok," ujarnya.
4. Ada Surat Pernyataan Sebelum Acara
Sebelum karnaval digelar, pemerintah desa, panitia, RT, dan masyarakat disebut telah menandatangani surat pernyataan. Dokumen itu memuat persetujuan sekaligus pemahaman atas risiko acara.
"Kami sebelum acara, kami sudah membuat surat pernyataan, mulai dari pernyataan dari pemerintah desa, panitia, RT dan masyarakat. Mungkin dia lupa tidak melihat saat tanda tangan itu. Artinya, sama-sama tanggung jawab," jelas Miftahuddin.
5. Panitia Datangi Warga yang Mengeluh
Ketika muncul komplain sebelum karnaval dimulai, panitia disebut langsung mendatangi pemilik rumah untuk memberikan penjelasan. Langkah ini dilakukan agar warga memahami risiko dari penggunaan sound horeg.
"Ketika kami datangi, kami jelaskan, bisa memahami. Artinya tidak sampai orang yang tidak suka sound yang terlalu, endak seperti itu. Toh di balai desa dan rumah warga yang kacanya besar-besar itu kenyataannya tidak ada yang pecah," tandasnya.
Di tengah polemik yang bergulir, pemerintah desa menegaskan bahwa persoalan terkait MSC 2026 Mojokerto telah diselesaikan dan tidak ada kerusakan berat seperti yang ramai diperbincangkan.
Berita Terkait
-
Saat Media Sosial Terasa Tak Menyenangkan Lagi: Serangan Digital Fatigue?
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Viral Video Petani Tuban Terbang Pakai Drone, Memangnya Drone Bisa Angkat Manusia?
-
Glow Up atau Tekanan Sosial? Saatnya Berhenti Membeli Standar Kecantikan yang Tidak Perlu
-
Viral Hari Ini, Hilang Esok Hari: Mengapa Kita Sering Terjebak 'Lupa' pada Masalah?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Tani Bogor Ubah Buah Pala Jadi Produk Bernilai Tinggi
-
Daftar Perjalanan Kereta Terdampak Kecelakaan KA Logawa
-
Skandal Biadab di Sampang: 27 Pria Gilir Gadis Usai Dicekoki Miras, 15 Pelaku Masih Gentayangan
-
Tragedi Berdarah di Parit Sawah: Misteri Luka Sayat di Leher Buyani yang Menggegerkan Sumenep
-
BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi, Tawarkan Kredit Kendaraan Mulai Bunga 1,80%