Riki Chandra
Selasa, 24 Februari 2026 | 21:26 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi terjadinya begal sadis di Pasuruan. [Dok. BeritaJatim]
Baca 10 detik
  •  Dua remaja dibacok di Pasuruan, Yamaha N-Max dirampas.

  • Pelaku pepet dan tendang korban hingga jatuh.

  • Polisi olah TKP dan buru komplotan.

Korban berinisial AAB (15) dan MIR (16) merupakan remaja asal Prigen. Keduanya tengah dalam perjalanan pulang sebelum dihadang pelaku.

MIR memberikan keterangan langsung mengenai kronologi kejadian, termasuk bagaimana motor mereka disalip dan dipepet sebelum akhirnya terjatuh.

3. Modus Pepet dan Tendang Hingga Jatuh

Pelaku yang mengendarai motor sport menyusul dan memepet kendaraan korban. Salah satu pelaku kemudian menendang motor hingga korban kehilangan kendali dan terjatuh.

Setelah korban terjatuh, pelaku langsung mengintimidasi dan menyerang menggunakan senjata tajam jenis celurit.

4. Korban Luka Serius di Bagian Perut

AAB mengalami luka serius di bagian perut akibat sabetan celurit. Serangan terjadi saat korban berupaya mempertahankan sepeda motor mereka.

Luka tersebut membuat korban harus mendapatkan penanganan medis akibat aksi kekerasan yang dilakukan komplotan begal.

5. Polisi Lakukan Olah TKP dan Buru Pelaku

Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Pandaan dengan nomor registrasi LPM/36/II/2026/SPKT. Tim identifikasi diterjunkan untuk mengumpulkan bukti di lokasi kejadian.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan Buser Polres Pasuruan untuk mengungkap identitas dan jaringan pelaku, termasuk menyisir rekaman CCTV di sepanjang jalur pelarian.

Begal Sadis di Pandaan Pasuruan kini dalam penanganan aparat kepolisian. Proses pengejaran terhadap pelaku Begal Sadis di Pandaan Pasuruan terus dilakukan untuk menjaga keamanan wilayah.

Load More