-
Prajurit TNI diduga bobol minimarket Tulungagung kini diproses Denpom Madiun.
-
Serda AM sebelumnya dirawat akibat gegar otak sebelum diserahkan.
-
Kasus serupa pernah menjerat pelaku di Trenggalek tahun 2024
SuaraJatim.id - Kasus prajurit TNI bobol minimarket mencuat di wilayah Tulungagung setelah seorang anggota TNI AD berinisial Serda AM diamankan aparat kepolisian bersama warga.
Dugaan prajurit TNI bobol minimarket ini kini diproses secara hukum oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/1 Madiun setelah yang bersangkutan selesai menjalani perawatan medis.
Perwira Seksi Intelijen Kodim 0807 Tulungagung Lettu Abu Hasan mengatakan kasus prajurit TNI bobol minimarket tersebut telah dilimpahkan ke Denpom Madiun untuk proses hukum lebih lanjut.
Penyerahan dilakukan setelah kondisi kesehatan Serda AM membaik usai dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung.
"Yang bersangkutan sudah keluar dari rumah sakit dan langsung diserahkan ke Subdenpom Tulungagung, selanjutnya dilimpahkan ke Denpom Madiun untuk proses hukum," katanya, Rabu (11/3/2026).
Kasus prajurit TNI bobol minimarket ini bermula ketika Serda AM diduga melakukan pembobolan sebuah toko ritel modern di Kelurahan Kutoanyar, Tulungagung pada Sabtu (7/3) dini hari. Saat itu, warga memergoki seseorang yang diduga masuk ke dalam bangunan melalui bagian atap toko.
Warga yang curiga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Polres Tulungagung. Polisi bersama warga kemudian mengamankan pelaku yang belakangan diketahui merupakan anggota TNI AD yang bertugas di Koramil Pakel.
Saat diamankan, Serda AM mengalami cedera yang diduga mengakibatkan gegar otak ringan. Ia kemudian menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung sebelum akhirnya dinyatakan pulih.
Humas Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung Patoni menyampaikan kondisi Serda AM sudah stabil sehingga diperbolehkan meninggalkan rumah sakit pada Senin (9/3) sore.
"Pasien sudah diizinkan keluar rumah sakit karena kondisi fisiknya sudah membaik," kata Patoni.
Setelah keluar dari rumah sakit, Serda AM langsung diserahkan kepada Subdenpom Tulungagung untuk kemudian diproses lebih lanjut oleh Denpom Madiun sesuai prosedur hukum militer.
Komandan Kodim 0807 Tulungagung Hanny Galih Satrio sebelumnya juga membenarkan bahwa pelaku merupakan prajurit aktif di satuannya. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pihak yang dirugikan. Proses hukum akan dilaksanakan secara transparan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Menurut Galih, Serda AM sebelumnya juga pernah terlibat kasus serupa di wilayah Trenggalek pada 2024. Dalam perkara tersebut, yang bersangkutan dijatuhi hukuman delapan bulan penjara oleh pengadilan militer.
Pada kasus sebelumnya, aksi pembobolan yang dilakukan pelaku diduga dipicu masalah keuangan akibat kecanduan judi daring sehingga terlilit utang. Setelah menyelesaikan masa hukuman, Serda AM kembali bertugas dan sempat dipindahtugaskan ke beberapa satuan sebelum akhirnya ditempatkan di Koramil Pakel.
Berita Terkait
-
Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1
-
Periksa Saksi dari Dinas PUPR, KPK Dalami Aliran Fee Proyek 4-10 Persen ke Wali Kota Madiun Maidi
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Polisi Bongkar Penipuan PPPK Jalur Belakang di Pasuruan, Perawat Ditipu Oknum Honorer Rp 81 Juta
-
Erupsi Gunung Semeru Picu Hujan Abu di Lumajang, Warga Batuk dan Pilek
-
Mahasiswa Bondowoso Tewas di Rumah, Jasadnya Ditemukan Ayah
-
Gubernur Khofifah Hadiri Grand Final Marbot Soccer League, Pererat Persaudaraan Lewat Olahraga
-
Gubernur Khofifah Dukung Kebijakan Kemenkomdigi Lindungi Anak di Ruang Digital: Kawal Implementasi