Riki Chandra
Kamis, 12 Maret 2026 | 18:28 WIB
Ilustrasi Gunung Bromo [pexels.com]
Baca 10 detik
  • Gunung Bromo siap sambut wisatawan saat libur Lebaran 2026.

  • Fasilitas wisata, keamanan, dan jeep wisata dipastikan siap operasional.

  • Wisatawan diminta patuhi aturan serta hormati tradisi masyarakat Tengger.

SuaraJatim.id - Kawasan wisata Gunung Bromo dipastikan siap menyambut lonjakan wisatawan selama libur Lebaran 2026.

Kementerian Pariwisata melakukan peninjauan langsung untuk memastikan seluruh fasilitas dan layanan di destinasi unggulan tersebut siap melayani wisatawan yang diperkirakan memadati kawasan Gunung Bromo dalam masa libur panjang.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, mengatakan kesiapan destinasi Gunung Bromo telah dipersiapkan secara menyeluruh oleh pengelola kawasan, yakni Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Persiapan tersebut meliputi mekanisme operasional layanan wisata hingga pengamanan kawasan selama masa libur Lebaran.

"Kementerian Pariwisata hadir di Malang untuk mengetahui kesiapan destinasi wisata. Kami sudah melihat kesiapan di di sini dan saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Taman Nasional Bromo (Tengger Semeru) yang sudah melakukan semua persiapan," kata Ni Luh Puspa, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, sejumlah fasilitas di kawasan Gunung Bromo telah dipastikan siap digunakan oleh wisatawan. Fasilitas tersebut mencakup keamanan akses jalur menuju lokasi wisata, sarana dan prasarana penunjang kebutuhan wisatawan, serta mekanisme pengamanan selama aktivitas wisata berlangsung.

Selain itu, operasional kendaraan jeep wisata yang menjadi salah satu transportasi utama bagi pengunjung juga telah diperiksa secara berkala. Pemeriksaan kendaraan atau ramp check dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Malang untuk memastikan kondisi kendaraan layak digunakan oleh wisatawan.

Ni Luh menegaskan bahwa seluruh komponen layanan tersebut memiliki peran penting dalam menghadirkan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo.

Ia menyebutkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan saat libur Lebaran diperkirakan mencapai lebih dari 5 ribu orang. Oleh karena itu, kesiapan pengelolaan destinasi menjadi faktor penting agar aktivitas wisata tetap berjalan lancar.

Wamenpar juga menyampaikan bahwa kelancaran kegiatan pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola destinasi, tetapi juga melibatkan pemerintah daerah.

"Kami dari Kementerian Pariwisata sudah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Pariwisata yang meminta agar pemerintah daerah, pengelola destinasi, dan asosiasi agar memastikan libur Lebaran dan Nyepi berjalan aman dan nyaman, lalu juga menyenangkan," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat yang berencana berlibur ke Gunung Bromo untuk terus memantau informasi terbaru dari pengelola, termasuk mengenai ketersediaan kuota tiket masuk serta kondisi cuaca di kawasan tersebut.

"Itu bisa didapatkan di website dan media sosial (Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru)," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani menyampaikan bahwa pengawasan di seluruh area wisata telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Malang, TNI, dan Polri.

Ia juga mengimbau para wisatawan untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama berada di kawasan Gunung Bromo, termasuk menghormati tradisi masyarakat setempat.

Load More