- Seorang balita berusia tiga tahun ditemukan meninggal dunia dengan luka lebam di Lingkungan Bahubendo, Kediri, Rabu (15/4/2026).
- Polres Kediri Kota mengamankan orang tua dan nenek korban untuk menjalani pemeriksaan intensif atas dugaan tindak penganiayaan.
- Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum medis serta mendalami keterangan saksi untuk mengungkap motif dan menetapkan tersangka.
SuaraJatim.id - Sore yang tenang di Lingkungan Bahubendo, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, mendadak berubah menjadi kelam. Jeritan minta tolong memecah keheningan saat seorang bocah perempuan tak berdosa berinisial Ni (3), ditemukan terbujur kaku di rumahnya dalam kondisi yang menyayat hati pada Rabu sore (15/4/2026).
Kematian balita malang ini bukan sekadar musibah biasa. Ada tabir gelap yang menyelimuti kepergiannya, menyusul ditemukannya luka-luka lebam yang menghiasi tubuh mungilnya.
Peristiwa memilukan ini pertama kali terungkap sekitar pukul 17.00 WIB. Rf, sepupu korban, adalah orang pertama yang mendapati Ni sudah tidak lagi bernapas. Panik dan ketakutan, ia berlari meminta pertolongan warga sekitar.
Suparno, salah satu tetangga yang datang saat kejadian, tak mampu menyembunyikan rasa ngerinya. Ia melihat langsung bagaimana Ni mengembuskan napas terakhirnya dengan tanda-tanda kekerasan yang kasat mata.
"Kondisinya sangat mengenaskan. Ada bekas biru-biru (lebam) di pelipis dan beberapa bagian tubuh lainnya," ungkap Suparno dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Tak butuh waktu lama bagi Polres Kediri Kota untuk mencium adanya aroma tindak pidana di balik kematian Ni. Dugaan kuat mengarah pada penganiayaan berat yang dilakukan oleh orang-orang terdekat korban.
Pihak kepolisian langsung mengambil langkah tegas. Tiga orang yang seharusnya menjadi pelindung utama bagi Ni, justru digelandang ke markas polisi. Mereka adalah sang ayah, Wito (35), ibu kandung korban, Hariyani (40), hingga sang nenek, Sumilah (60).
Ketiganya kini harus menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Kediri Kota untuk mengungkap siapa sebenarnya yang tega berbuat keji terhadap bocah yang belum mengerti apa-apa tersebut.
Hingga saat ini, suasana di Lingkungan Bahubendo masih diliputi rasa tidak percaya. Warga tak menyangka bahwa di dalam rumah yang tampak biasa itu, tersimpan derita seorang balita.
Baca Juga: Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, menegaskan bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan motif maupun penetapan tersangka secara resmi sebelum seluruh bukti terkumpul.
"Kami masih mendalami keterangan para saksi dan keluarga. Untuk penyebab pasti kematian, kami masih menunggu hasil visum resmi dari tim medis RS Bhayangkara," tegas AKP Achmad.
Berita Terkait
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI
-
Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
-
Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa
-
Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih
-
BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026