- Dinas Pendidikan Jawa Timur resmi membuka tahap pengambilan PIN SPMB 2026 mulai Kamis, 28 Mei 2026 bagi calon siswa.
- Calon peserta wajib mengisi data daring dan melakukan verifikasi faktual dokumen kependudukan di SMA atau SMK negeri terdekat.
- Pemerintah menegaskan seleksi jalur domisili tetap memprioritaskan nilai akademik siswa sebelum mempertimbangkan jarak rumah ke sekolah tujuan tersebut.
SuaraJatim.id - Musim berburu bangku sekolah di Jawa Timur resmi dimulai. Per hari ini, Kamis (28/5/2026), Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur resmi membuka tahap pengambilan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Bagi ribuan lulusan SMP, kode PIN ini adalah kunci digital pertama yang harus digenggam sebelum bisa bertarung di jalur pendaftaran yang diinginkan.
Kepala Disdik Jatim, Aries Agung Paewai, berpesan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terburu-buru. Waktu yang disediakan pemerintah tergolong panjang untuk memastikan tidak ada data yang terlewat.
"Jangan panik. Persiapkan data dengan teliti karena alokasi waktu penyiapan data cukup longgar," ujar Aries, Kamis (28/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Proses pengajuan PIN tahun ini memadukan kemudahan daring dan verifikasi faktual. Calon pendaftar wajib melakukan login di laman resmi spmb.jatimprov.go.id dengan modal NISN, NPSN sekolah asal, serta tanggal lahir.
Jangan lupa, siapkan pula tanggal penerbitan Kartu Keluarga (KK) atau Surat Keterangan Domisili (SKD) sebagai syarat mutlak menentukan titik koordinat rumah.
Namun, pengisian data di laman tersebut barulah separuh jalan. Setelah formulir daring tuntas, peserta wajib mendatangi SMA atau SMK negeri terdekat yang direkomendasikan sistem.
Di sana, petugas akan memverifikasi apakah titik rumah yang diklik di peta digital sudah sesuai dengan alamat asli di dokumen kependudukan.
Ada satu hal penting yang diluruskan oleh Aries terkait salah kaprah yang sering terjadi di tengah masyarakat adalah mengenai jalur domisili. Banyak orang tua mengira bahwa seleksi ini murni hanya soal siapa yang rumahnya paling dekat dengan pagar sekolah.
Baca Juga: Gubernur Khofifah, Wagub, dan Keluarga Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya
"Masih ada yang mengira jalur domisili SMA hanya berdasarkan jarak rumah terdekat. Padahal, urutannya tetap nilai akademik yang didahulukan, baru kemudian dipertimbangkan jarak domisilinya," tegas Aries.
Perubahan strategi juga dilakukan pemerintah tahun ini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, jalur domisili kini digeser ke barisan terdepan, yakni pada 11-12 Juni 2026, mendahului jalur afirmasi yang baru akan dibuka pertengahan Juni.
Memahami kecemasan orang tua, Dindik Jatim memastikan layanan bantuan tetap beroperasi penuh. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.457 petugas disiagakan di seluruh pelosok Jawa Timur untuk mendampingi calon pendaftar yang mengalami kendala teknis.
Bahkan, bagi Anda yang khawatir terkendala hari libur atau cuti bersama, Disdik Jatim memberikan jaminan ekstra. "Layanan pengambilan PIN dan verifikasi tetap dibuka setiap hari tanpa libur selama masa SPMB berlangsung," pungkas Aries.
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah, Wagub, dan Keluarga Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya
-
Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29%, Gubernur Khofifah: Bukti Intervensi Kesejahteraan Masyarakat
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau
-
Rahasia di Balik Sukses Jatim Tekan Pengangguran Hingga Level Terendah
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Persela Dipaksa Deltras FC Berbagi Poin di Surajaya
-
Pamit Tanpa Sepatah Kata, Bocah di Ponorogo Ditemukan Tenggelam di Saluran Irigasi
-
Polda Jatim Sita 4,7 Juta Butir Obat Keras, Kapolda Dekananto Jadikan Pemberantasan Prioritas
-
BOR Ruang Rawat Inap Jiwa RSUD Situbondo Capai 100 Persen pada AgustusSeptember 2026
-
Nilai Merek USD6,9 Miliar, BRI Kembali Pimpin Daftar Merek Terkuat di Indonesia