- Seorang perempuan ditemukan tewas di dalam mobil dinas berplat merah di Terminal 1 Bandara Juanda, Rabu pagi.
- Warga curiga karena muncul aroma tak sedap dari kendaraan yang terparkir statis di jalur utama terminal tersebut.
- Polisi mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk otopsi dan melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas serta penyebab kematian.
SuaraJatim.id - Sebuah Toyota Innova hitam plat merah dengan nomor polisi M 1090 GP menjadi pusat perhatian di Gerbang utama Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Rabu (24/6/2026) pagi.
Aroma tak sedap menyeruak dari balik kabin kendaraan tersebut. Sekitar pukul 08.00 WIB, para pengguna jalan yang melintas mulai menaruh curiga pada kendaraan dinas pemerintah yang terparkir statis di jalur menuju terminal.
Kecurigaan warga awalnya hanya berupa bau yang mengganggu. Namun, semakin dekat mereka memeriksa, semakin kuat firasat bahwa ada sesuatu yang salah di dalam mobil itu.
Benar saja, saat kaca diintip, sesosok perempuan yang diduga tengah hamil ditemukan sudah terbujur kaku di kursi penumpang.
Tim dari Polsek Sedati bersama tim medis langsung meluncur ke lokasi, memasang garis polisi, dan mensterilkan area dari kerumunan warga yang penasaran.
"Benar ada penemuan mayat di Jalan Terminal 1 Juanda atau T1 Juanda," ujar Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugiantoro dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Meski identitas mobil merujuk pada kendaraan dinas (pelat merah), jati diri perempuan malang tersebut masih menjadi misteri besar.
Polisi masih menutup rapat informasi terkait identitas korban maupun penyebab pasti mengapa nyawanya berakhir di dalam kabin Innova tersebut.
Hingga Rabu siang, jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses otopsi. Penyelidikan kini berfokus pada pengumpulan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian guna merangkai potongan peristiwa sebelum korban ditemukan tak bernyawa.
Baca Juga: Dramatis! Penyelamatan Balita yang Terjebak dalam Mobil Terkunci di Mojokerto
"Untuk detail lebih lanjut, silakan langsung ditanyakan ke Bapak Kapolresta," tambah Iptu Masyita, menekankan bahwa kasus ini tengah dalam penanganan serius di tingkat polres.
Berita Terkait
-
Dramatis! Penyelamatan Balita yang Terjebak dalam Mobil Terkunci di Mojokerto
-
Maut di Lajur Lambat: Tragedi Honda City Hantam Truk Gandeng di Tol Jomo
-
Pertamax Melejit, Pejabat Pemkab Lumajang Dilarang Bawa Mobil Dinas
-
Honda Brio Terjun Bebas dari Flyover Gubeng Surabaya, Sopir Mabuk Malah Ngamuk ke Petugas
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya