SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Malang milik Kementan RI yang berhasil mengembangkan dan memproduksi semen beku Sapi Wagyu, Belgian Blue, serta berbagai rumpun ternak unggul lainnya seperti Limousin, Simmental, Angus, Brahman, Sapi Bali, Sapi Madura, Peranakan Ongole hingga Friesian Holstein.
Keberhasilan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat kualitas genetika ternak nasional sekaligus mendukung percepatan swasembada daging Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat meninjau BBIB Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (28/6).
Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah melihat berbagai jenis sapi, salah satunya yang sangat menarik adalah jenis sapi Belgian Blue yang dikenalkan Dubes Belgia tahun 2018 kepadanya di Surabaya. Kemudian menjelang Idul Adha orang nomor satu di Jawa Timur ini bertemu peternak sapi dari Mojokerto untuk kemudian membeli Belgian Blue.
Di BBIB, kata Khofifah, pengembangan semen beku Belgian Blue sudah ada peternaknya di Mojokerto, Situbondo, Bondowoso dan Jember bisa dilakukan di tempat lainnya. Utamanya kemungkinan kawin silang Belgian Blue.
Lebih lanjut di BBIB Singosari ada jenis sapi Wagyu yang semen bekunya sudah sangat banyak. Namun, proses perlakuan terhadap sapi jenis wagyu membutuhkan proses ekstra supaya menghasilkan kualitas daging wagyu seperti dari Jepang.
"Harga daging sapi Wagyu cukup tinggi di restoran-restoran dan hotel-hotel bintang 5. Satu kilo rata-rata masih di atas Rp 1 juta. Maka proses pemeliharaannya juga tidak murah dan tidak mudah. Tapi BBIB sudah menginisiasi sejak 5 tahunan yang lalu," ungkapnya.
Ke depan, Gubernur Khofifah berharap, kekuatan BBIB di Singosari yang sangat luar biasa terus melakukan pendampingan peternak sapi jenis Belgian Blue dan Wagyu. Artinya, bagaimana kemudian peternak menyiapkan proses perlakuan seperti halnya yang dilakukan oleh peternak di Jepang untuk jenis sapi Wagyu.
"Saya rasa kita semua mendorong, mendukung apa yang dilakukan Balai Besar inseminasi buatan ini terus bisa ditingkatkan dan sebaliknya, provinsi-provinsi yang lain saya rasa bisa memanfaatkan kehadiran Balai Besar inseminasi buatan sehingga kalau hitungan saya, mestinya start dari sekarang dengan komitmen yang besar, rasanya tiga tahun mestinya kita bisa swasembada daging," tegasnya.
Baca Juga: RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan
Menurut Khofifah, keberadaan BBIB Singosari merupakan aset strategis nasional yang selama ini berperan besar dalam meningkatkan mutu genetik ternak melalui pengembangan teknologi reproduksi dan produksi semen beku berkualitas.
“Keberadaan BBIB Singosari merupakan aset nasional yang memiliki peran sangat penting dalam mempercepat peningkatan populasi sekaligus kualitas genetik ternak di Indonesia,” jelasnya.
Tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, lanjutnya, BBIB Singosari juga telah berkembang menjadi salah satu pusat produksi semen beku unggul berstandar internasional yang melayani kebutuhan inseminasi buatan di berbagai negara.
“Potensi besar yang dimiliki BBIB Singosari harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh provinsi. Teknologi reproduksi yang dikembangkan di sini dapat menjadi pengungkit peningkatan produktivitas peternakan nasional," katanya.
Karena itu, Gubernur Khofifah optimistis Indonesia mampu mewujudkan swasembada daging dalam tiga tahun ke depan.
“Indonesia sesungguhnya telah memiliki fondasi yang kuat untuk mencapai swasembada daging. Yang diperlukan saat ini adalah penguatan sinergi antardaerah, optimalisasi program inseminasi buatan, peningkatan kualitas bibit ternak, serta pendampingan berkelanjutan kepada para peternak,” kata Gubernur Khofifah.
Berita Terkait
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Meriahkan Jalan Sehat
-
Gubernur Khofifah Buka Jambore Perhutanan Sosial di Madiun: Dorong KUPS dan Penguatan Agroforestri
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan
-
Ledakan Hebat SPPG Puri Medali Mojokerto, 5 Orang Alami Luka Bakar Serius
-
Prahara Chat Aborsi Viral: Karier Sang Duta Wisata Tio Ferdian Terjerembab