SuaraJatim.id - Memperingati Hari Bhayangkara Ke-80, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengawal pembangunan, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Gubernur Khofifah menilai tema tersebut merefleksikan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata yang dirasakan secara langsung.
Menurut Khofifah, selama delapan dekade pengabdiannya, Polri telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif sebagai fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan kesejahteraan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh masyarakat Jawa Timur, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara Ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kerja keras yang telah diberikan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Khofifah.
Gubernur Khofifah mengatakan, berbagai capaian pembangunan di Jawa Timur tidak terlepas dari sinergi yang erat antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur beserta seluruh jajaran. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah sehingga program-program pembangunan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Gubernur Khofifah juga mengapresiasi peran Polri yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi turut aktif mengawal berbagai agenda strategis pemerintah, mulai dari pengamanan pesta demokrasi, pengendalian inflasi daerah, penguatan ketahanan pangan, penanganan bencana, pemberantasan penyalahgunaan narkotika, hingga menjaga iklim investasi yang kondusif.
“Keamanan dan ketertiban merupakan prasyarat utama pembangunan. Ketika situasi daerah aman dan kondusif, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik, investasi tumbuh, lapangan kerja tercipta, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, Polri, TNI, serta seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat,” katanya.
Lebih lanjut, Khofifah berharap Polri terus memperkuat transformasi menuju institusi yang semakin profesional, modern, adaptif, dan terpercaya. Menurutnya, tantangan keamanan ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi, meningkatnya kejahatan siber, hingga berbagai dinamika sosial yang membutuhkan penegakan hukum yang tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis dan berkeadilan.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk terus mendukung tugas-tugas Polri dengan memperkuat semangat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: Khofifah Apresiasi BBIB Singosari atas Keberhasilan Produksi Semen Beku Sapi Wagyu dan Belgian Blue
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Semangat gotong royong dan kebersamaan harus terus kita pelihara agar Jawa Timur tetap aman, damai, serta menjadi tempat yang nyaman untuk hidup, belajar, bekerja, dan berinvestasi,” tuturnya.
Mengakhiri pesannya, Gubernur Khofifah berharap Hari Bhayangkara Ke-80 menjadi momentum untuk semakin memperkuat semangat pengabdian Polri kepada bangsa dan negara sekaligus mempererat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
“Selamat Hari Bhayangkara Ke-80. Semoga Polri semakin dekat dengan masyarakat, terus mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional, dan Presisi, serta senantiasa melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan hati nurani. Teruslah menjadi pengayom masyarakat dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Jawa Timur yang aman, maju, adil, makmur, unggul, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Khofifah. ***
Berita Terkait
-
Khofifah Apresiasi BBIB Singosari atas Keberhasilan Produksi Semen Beku Sapi Wagyu dan Belgian Blue
-
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Meriahkan Jalan Sehat
-
Gubernur Khofifah Buka Jambore Perhutanan Sosial di Madiun: Dorong KUPS dan Penguatan Agroforestri
-
Buka Expo Konstruksi, Gubernur Khofifah Optimistis pada Penciptaan Lapangan Kerja di Jatim
-
Gubernur Khofifah Kuatkan Daya Beli Lewat Pasar Murah, Kendalikan Inflasi dan Sediakan Bahan Pokok
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
Terkini
-
Anisa Alumnus Unair Meninggal saat Mengikuti Latsarmil Kopdes Merah Putih
-
Hanya Karena Sampah: Nyawa Pelajar SMP Lumajang Melayang Usai Dianiaya Teman Sekelas
-
Insiden di Bypass Balongmojo Mojokerto: Jasad Misterius Tergeletak di Depan SPBU
-
Penemuan Mayat di Saluran Air: Pak Ogah Tol Mojokerto Barat Ditemukan Tewas Usai Subuh
-
BRI Perkuat Ketahanan Ekonomi PMI Lewat Program Pemberdayaan di Cirebon