Fabiola Febrinastri
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:11 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (6/8/2026). (Dok: Pemprov Jatim)

“Karena waktunya sangat panjang, jaga kesehatan, jaga stamina. Pesan saya jaga kekompakan untuk membawa Jawa Timur Bumi Majapahit, yang menyemai persaudaraan, menyemai Bhinneka Tunggal Ika dan menjadi referensi bangsa dan negara hari ini,” pesannya.

Di akhir, Khofifah juga menitipkan pesan kepada para pembina dan pimpinan kontingen agar terus mendampingi seluruh peserta sehingga mampu mengikuti setiap kegiatan dengan baik sekaligus menunjukkan karakter Pramuka Jawa Timur yang santun, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan.

“Kepada seluruh kontingen saya menitipkan kepada Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, tolong dijaga, Jawa Timur bagian dari referensi Bumi Majapahit yang menyemai kebhinekaan dalam nafas ke Indonesiaan untuk menguatkan NKRI. Jatim jadi referensi untuk pramuka Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur H.M. Arum Sabil menyampaikan, Kontingen Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur yang diberangkatkan pada Jambore Nasional XII Tahun 2026 berjumlah 1.537 orang, termasuk 16 peserta Pramuka Berkebutuhan Khusus beserta 12 pembinanya.

Selain mengirimkan peserta, Jawa Timur juga akan menghadirkan anjungan daerah sebagai etalase budaya yang menampilkan kekayaan seni, tradisi, dan potensi unggulan Bumi Majapahit kepada seluruh peserta Jambore Nasional dari berbagai provinsi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (6/8/2026). (Dok: Pemprov Jatim)

“Dari Bumi Majapahit mari kita mengantarkan tunas bangsa menuju bumi perkemahan Cibubur, membawa kebanggaan dan kehormatan sebagai Kwartir Jawa Timur. Berangkatlah sebagai duta terbaik Jawa Timur, maka tinggalkanlah jejak akhlak, persaudaraan dan prestasi yang baik, karena pramuka hari ini adalah pemimpin Indonesia di masa depan,” pungkasnya. ***

Load More