- Kebakaran hebat melanda pabrik CV Mulia Agung Sentosa di Mojokerto pada Selasa pagi tanggal 18 Agustus 2026.
- Insiden tersebut diduga kuat bermula dari korsleting listrik pada bagian ketel pabrik yang menyambar bahan baku.
- Peristiwa ini mengakibatkan sepuluh kontainer bahan baku hangus terbakar serta melumpuhkan total aktivitas produksi pabrik.
SuaraJatim.id - Baru sehari berselang setelah gegap gempita perayaan Hari Kemerdekaan, duka menyelimuti Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.
Selasa pagi (18/8/2026), saat matahari baru saja hendak menampakkan diri, kepulan asap hitam pekat sudah lebih dulu membumbung tinggi, menutupi langit di kawasan industri tersebut.
Si jago merah mengamuk hebat di area pabrik milik CV Mulia Agung Sentosa. Bangunan yang setiap harinya memproduksi mi telur, kerupuk, hingga makaroni itu mendadak berubah menjadi lautan api sekitar pukul 05.00 WIB.
"Kemarin pabrik libur peringatan 17 Agustus, jadi tidak ada aktivitas. Tapi pagi tadi memang ada bagian borongan yang masuk lebih awal. Saya sendiri belum sampai lokasi saat api mulai muncul," tutur Rahayu, salah satu karyawan dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Setibanya di lokasi, Rahayu hanya bisa terpaku melihat api yang kian beringas melalap tempatnya mencari nafkah. Petugas keamanan dan tim pemadam kebakaran melarang siapapun mendekat karena kondisi bangunan yang mulai rapuh dimakan api. Bau gosong dari bahan baku mie dan makaroni tercium tajam di udara.
Dugaan sementara, malapetaka ini dipicu oleh masalah teknis. Percikan api disinyalir muncul akibat korsleting listrik di bagian ketel (boiler) pabrik. Dengan cepat, api menyambar tumpukan bahan baku yang mudah terbakar.
"Yang terbakar itu kontainer berisi bahan baku dan mie telur. Kurang lebih ada 10 kontainer yang hangus," tambah Rahayu.
Kerugian dipastikan mencapai angka yang tidak sedikit. Tak hanya kehilangan 10 kontainer produk siap edar, aktivitas produksi pun kini lumpuh total.
Petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi. Petugas juga berupaya mencegah api merembet ke bagian lain di kawasan pabrik.
Baca Juga: Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua
-
BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026