- Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, mengaku tidak tahu mengenai kasus dugaan penipuan senilai Rp214 juta pada Selasa (22/9/2026).
- Kabag Hukum Pemkot Blitar, Nina Indrayanti, mengonfirmasi kedatangan penyidik Polrestabes Makassar untuk menyerahkan surat panggilan pemeriksaan ketiga.
- Elim Tyu Samba dipanggil oleh Polrestabes Makassar di Balai Kota Blitar dengan status sebagai saksi untuk klarifikasi perkara.
SuaraJatim.id - Sikap kontradiktif dipertontonkan pucuk pimpinan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Di saat Bagian Hukum Pemkot membenarkan kedatangan penyidik Polrestabes Makassar untuk melayangkan surat panggilan pemeriksaan, Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, justru memilih "buang badan" dan mengaku buta sama sekali soal perkara tersebut.
Perempuan yang akrab disapa Mbak Elim itu tengah terseret dalam pusaran kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana senilai Rp214 juta.
Saat dicecar sejumlah wartawan di sela agenda pemilihan Ketua KONI Kota Blitar, Selasa (22/9/2026), raut muka orang nomor dua di Bumi Bung Karno tersebut tampak mendadak tegang.
Ia berulang kali mengelak dan berupaya mengalihkan substansi pertanyaan agar tidak melebar dari kegiatan olahraga yang sedang dihadirinya.
"Tidak, saya belum tahu kalau itu. Kalau saya tidak tahu ya, ini mohon jangan keluar dari ranah KONI ya. Saya tidak tahu sama sekali, kita semua dari pagi kan di sini," kelit Elim dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Pengakuan tidak tahu yang dilontarkan Elim terbilang janggal. Pasalnya, hanya berselang beberapa jam sebelumnya, Kepala Bagian Hukum Pemkot Blitar, Nina Indrayanti, secara gamblang mengonfirmasi bahwa dua penyidik dari Sulawesi Selatan telah bertandang langsung ke kantor pemkot untuk menyerahkan surat panggilan pemeriksaan resmi.
Bahkan, Nina menegaskan agenda pemeriksaan yang dijadwalkan pada Selasa (22/9/2026) tersebut adalah panggilan ketiga bagi sang wakil wali kota.
"Iya, memang benar hari ini ada pemanggilan lagi Bu Elim oleh Polrestabes Makassar. Ini terkait kasus lama, dugaan penipuan," aku Nina saat dikonfirmasi di Kompleks Balai Kota Blitar.
Nina meluruskan, dalam berkas pemanggilan ketiga ini, status Elim Tyu Samba masih ditempatkan sebagai saksi guna klarifikasi perkara.
Baca Juga: Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta
"Statusnya saat ini masih klarifikasi, saksi," tambah Nina seraya menolak membeberkan materi sengketa utang modal politik senilai ratusan juta tersebut dengan alasan masuk wilayah privat.
"Pangapunten, kalau materi perkara saya tidak bisa menyampaikan karena sudah masuk ranah pribadi. Kedatangan dua personel penyidik dari Makassar tadi hanya untuk memberitahukan agenda pemeriksaan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta
-
Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara
-
Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta
-
Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI
-
Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo
-
Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta
-
Tinjau Pembibitan Sapi Perah, Khofifah Dorong UPT Jadi Penggerak Peternakan Jatim
-
Korupsi Miliaran hanya Dipenjara 2 Tahun, Gus Muhdlor Kini Asyik Mancing dan Naik Gunung