- Dua artefak batu yoni di Situs Pocangan, Jember, dilaporkan hilang dicuri oleh pihak tidak bertanggung jawab.
- Ketua Komisi B DPRD Jember dan warga resmi melaporkan pencurian tersebut kepada Polsek Sukowono pada Jumat (25/9/2026).
- Polsek Sukowono bersama Satreskrim Polres Jember kini sedang berkoordinasi secara erat untuk memburu para pelaku pencurian.
SuaraJatim.id - Alarm bahaya pelestarian sejarah kembali berbunyi di Kabupaten Jember. Dua artefak cagar budaya berupa batu yoni bernilai sejarah tinggi dilaporkan raib dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono. Benda purbakala berstatus keramat tersebut diduga kuat digondol komplotan penjarah benda antik.
Geram dengan hilangnya aset peradaban tersebut, Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, bersama warga setempat turun tangan langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Sukowono.
"Dua batu yoni di Situs Pocangan diduga kuat dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Warga sekitar mustahil mengambilnya, karena bagi mereka lokasi itu adalah tempat sakral yang dikeramatkan," tegas Candra, Jumat (25/9/2026).
Laporan resmi tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Sukowono Iptu Budi Sastriawan dan Kanit Reskrim Aipda Risang Jati Pakuan.
Menyadari skala kasus ini, Polsek Sukowono kini berkoordinasi erat dengan Satreskrim Polres Jember guna memburu para pelaku.
Hilangnya dua batu yoni berbentuk cekung ini pertama kali terendus oleh sejarawan lokal, RZ Hakim, saat melakukan ekspedisi gumuk pada Selasa (22/9/2026).
Setibanya di Asta Pocangsari, sebuah kompleks pemakaman kuno dengan dua nisan yang terdaftar resmi sebagai Objek Cagar Budaya (OCB), dua artefak tersebut sudah tidak lagi berada di tempatnya.
Kabar ini langsung direspons oleh Komisi B DPRD Jember dengan melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pada Kamis (24/9/2026), sebelum akhirnya membawa perkara ini ke meja hukum.
Peristiwa ini kian menegaskan rentannya pengawasan situs sejarah di Jember. Candra mengungkapkan, pencurian di Sukowono ini bukanlah insiden tunggal.
Baca Juga: Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat
Sebelumnya, perusakan situs bersejarah Gumuk Lumpang juga telah ia laporkan ke Polres Jember bersama sejarawan Setiyo Hadi.
"Pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam. Benda-benda ini memiliki nilai sejarah peradaban yang tidak ternilai harganya. Jika dibiarkan, generasi mendatang akan kehilangan identitas sejarahnya," kecam Candra.
Ironisnya, di tengah desakan penegakan hukum, respons pemerintah daerah dinilai lamban. Hingga berita ini diturunkan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember belum melayangkan laporan resmi ke kepolisian dan baru berjanji akan melakukannya "dalam waktu dekat". (ANTARA)
Berita Terkait
-
Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Berkat Laporan BNI, Oknum Agen Nakal Satu Per Satu Diringkus di Jember
-
KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi
-
Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya
-
Bukan Cuma Soal Keracunan MBG, Chef SPPG di Surabaya Malah Gelapkan 8 Jerigen Minyak Bekas
-
Rekomendasi Laptop Bisnis Murah untuk UMKM: Hemat Anggaran, Performa Andal
-
Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!