- Polda Jawa Timur menyita lebih dari 4,7 juta butir obat keras dari Januari hingga September 2026.
- Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menyatakan pemberantasan obat keras daftar G adalah prioritas utamanya.
- Dekananto berkomitmen meningkatkan pelayanan kepolisian yang humanis serta melanjutkan program positif dari pejabat sebelumnya.
SuaraJatim.id - Polda Jawa Timur menyita lebih dari 4,7 juta butir obat keras dalam pengungkapan kasus sepanjang Januari hingga September 2026.
Pemberantasan peredaran obat keras daftar G menjadi salah satu prioritas Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono untuk menekan penyalahgunaan obat-obatan, terutama di kalangan remaja.
Berdasarkan data Polda Jatim, Direktorat Reserse Narkoba bersama jajaran kepolisian resor menyita 1.079.746 butir obat keras selama periode Juli hingga September 2026. Sementara itu, pada semester pertama 2026, kepolisian mencatat penyitaan sebanyak 3.653.382 butir obat keras berbahaya.
Dengan demikian, total barang bukti yang disita dalam dua periode tersebut mencapai 4.733.128 butir.
“Salah satu atensi saya adalah peredaran obat keras daftar G. Saya pastikan Jawa Timur harus bersih dari obat-obatan tersebut karena penyalahgunaannya dapat menjadi salah satu pemicu kenakalan remaja, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya,” kata Dekananto di Mapolda Jatim, Surabaya, Minggu (11/10/2026).
Ia menegaskan, penyalahgunaan obat keras menjadi perhatian kepolisian karena berpotensi membahayakan generasi muda dan menimbulkan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Karena itu, upaya pemberantasan peredaran obat keras akan menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam menjaga situasi keamanan di Jawa Timur, sekaligus mencegah dampak sosial yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan obat-obatan tersebut.
Selain menekankan pemberantasan obat keras, Dekananto juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang humanis dan terbuka terhadap kritik masyarakat.
Ia mempersilakan masyarakat menyampaikan masukan apabila menemukan tindakan anggota kepolisian yang dinilai kurang tepat. Menurut dia, kritik tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi dirinya dan seluruh jajaran Polda Jatim.
Baca Juga: Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem
“Apabila saya dan seluruh jajaran Polda Jawa Timur melakukan hal-hal yang kurang berkenan atau kurang tepat dalam bertindak, saya mohon dimaafkan dan diberikan koreksi. Kami akan merespons dan menindaklanjuti masukan tersebut,” ujarnya.
Dekananto juga menyatakan akan melanjutkan program-program positif yang telah dijalankan Kapolda Jatim sebelumnya, Irjen Pol Nanang Avianto, guna menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Jawa Timur.
“Banyak hal positif yang sudah diperkuat dan ditinggalkan oleh Irjen Pol Nanang Avianto untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur. Tentu saya akan melanjutkan hal-hal positif tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian membutuhkan kekompakan seluruh personel serta dukungan pemerintah daerah, TNI, para pemangku kepentingan, dan masyarakat.
Dekananto pun menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai Kapolda Jatim dengan mengedepankan semangat pengabdian dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Jawa Timur. Insyaallah, dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Polda Jatim Sita 4,7 Juta Butir Obat Keras, Kapolda Dekananto Jadikan Pemberantasan Prioritas
-
BOR Ruang Rawat Inap Jiwa RSUD Situbondo Capai 100 Persen pada AgustusSeptember 2026
-
Nilai Merek USD6,9 Miliar, BRI Kembali Pimpin Daftar Merek Terkuat di Indonesia
-
Geger Ekstasi Logo WhatsApp di Surabaya, Kurir Diupah Rp5 Ribu per Butir
-
Diduga Hilang Fokus, Honda Scoopy Oleng Hantam Pikap L300 di JLS Sampang: Perempuan Tewas