Wakos Reza Gautama
Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:59 WIB
Ilustrasi bayi. Warga menemukan bayi perempuan tanpa busana bersama ari-ari di balik tembok rumah pada malam hari. [Pexels/Lisa from Pexels]
Baca 10 detik
  • Warga menemukan bayi perempuan tanpa busana bersama ari-ari di balik tembok rumah pada malam hari.
  • Pinarti dan Asapahira menyelamatkan bayi tersebut ke dalam rumah sebelum melaporkannya kepada pihak berwajib.
  • Kompol Randhy menyatakan kondisi bayi stabil di RSUD Srengat sementara polisi memburu pelaku pembuangan.

SuaraJatim.id - Keheningan tengah malam di Dusun Ngaglik, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, mendadak pecah menjadi kepanikan, Rabu (15/10/2026).

Sesosok bayi perempuan yang diperkirakan baru hitungan jam dilahirkan ditemukan tergeletak tanpa busana di atas tanah dingin di balik tembok rumah warga.

Tragisnya, tak jauh dari tubuh mungil yang kedinginan itu, warga mendapati sebuah kantong plastik berisi ari-ari yang baru saja dipotong.

Peristiwa memilukan ini bermula saat seorang warga setempat, Pinarti, bersiap untuk tidur. Samar-samar, telinganya menangkap suara tangisan lirih dari arah luar rumah. Dihantui rasa penasaran campur cemas, ia lantas membangunkan putrinya, Asapahira (21).

Bersenjatakan sebuah senter, ibu dan anak ini melangkah ke kegelapan malam menyisir sumber suara. Sorotan lampu senter mereka seketika terhenti pada pemandangan yang menyayat hati yakni seorang bayi merah tergeletak telanjang di tanah lembap tanpa alas maupun penutup sehelai benang pun.

Naluri keibuan Pinarti bergerak cepat. Melihat bayi mungil itu menggigil diterpa angin malam, ia langsung mendekapnya ke dalam rumah dan membalutnya dengan kain hangat. Temuan tersebut segera dilaporkan ke Ketua RT, bidan desa, hingga jajaran Polsek Srengat.

Mendapat laporan darurat, tim gabungan Polsek Srengat langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk menggelar olah TKP sekaligus mengevakuasi korban ke RSUD Srengat.

Kapolsek Srengat, Kompol Randhy Irawan, mengonfirmasi bahwa nyawa bayi malang tersebut berhasil diselamatkan setelah mendapatkan pertolongan medis intensif.

"Alhamdulillah, berkat kesigapan warga dan tindakan cepat tim medis RSUD Srengat, kondisi kesehatan bayi perempuan tersebut saat ini dilaporkan stabil dan sehat," ungkap Kompol Randhy, Kamis (15/10/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan  Suara.com.

Baca Juga: Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah

Kini, Polsek Srengat bersama Satreskrim Polres Blitar Kota bergerak memburu pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri ke alam terbuka.

Penyelidikan tidak hanya difokuskan pada pengumpulan rekaman CCTV di sepanjang akses jalan Dusun Ngaglik, namun juga audit data medis kehamilan warga.

“Kami sudah berkoordinasi intensif dengan perangkat desa dan seluruh bidan. Kami menyisir dan mendata wanita di lingkungan sekitar yang belakangan ini terdeteksi hamil tua atau baru saja melahirkan. Kasus pembuangan bayi ini akan kami usut tuntas,” pungkas Kompol Randhy.

Load More