- Warga menemukan bayi perempuan tanpa busana bersama ari-ari di balik tembok rumah pada malam hari.
- Pinarti dan Asapahira menyelamatkan bayi tersebut ke dalam rumah sebelum melaporkannya kepada pihak berwajib.
- Kompol Randhy menyatakan kondisi bayi stabil di RSUD Srengat sementara polisi memburu pelaku pembuangan.
SuaraJatim.id - Keheningan tengah malam di Dusun Ngaglik, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, mendadak pecah menjadi kepanikan, Rabu (15/10/2026).
Sesosok bayi perempuan yang diperkirakan baru hitungan jam dilahirkan ditemukan tergeletak tanpa busana di atas tanah dingin di balik tembok rumah warga.
Tragisnya, tak jauh dari tubuh mungil yang kedinginan itu, warga mendapati sebuah kantong plastik berisi ari-ari yang baru saja dipotong.
Peristiwa memilukan ini bermula saat seorang warga setempat, Pinarti, bersiap untuk tidur. Samar-samar, telinganya menangkap suara tangisan lirih dari arah luar rumah. Dihantui rasa penasaran campur cemas, ia lantas membangunkan putrinya, Asapahira (21).
Bersenjatakan sebuah senter, ibu dan anak ini melangkah ke kegelapan malam menyisir sumber suara. Sorotan lampu senter mereka seketika terhenti pada pemandangan yang menyayat hati yakni seorang bayi merah tergeletak telanjang di tanah lembap tanpa alas maupun penutup sehelai benang pun.
Naluri keibuan Pinarti bergerak cepat. Melihat bayi mungil itu menggigil diterpa angin malam, ia langsung mendekapnya ke dalam rumah dan membalutnya dengan kain hangat. Temuan tersebut segera dilaporkan ke Ketua RT, bidan desa, hingga jajaran Polsek Srengat.
Mendapat laporan darurat, tim gabungan Polsek Srengat langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk menggelar olah TKP sekaligus mengevakuasi korban ke RSUD Srengat.
Kapolsek Srengat, Kompol Randhy Irawan, mengonfirmasi bahwa nyawa bayi malang tersebut berhasil diselamatkan setelah mendapatkan pertolongan medis intensif.
"Alhamdulillah, berkat kesigapan warga dan tindakan cepat tim medis RSUD Srengat, kondisi kesehatan bayi perempuan tersebut saat ini dilaporkan stabil dan sehat," ungkap Kompol Randhy, Kamis (15/10/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah
Kini, Polsek Srengat bersama Satreskrim Polres Blitar Kota bergerak memburu pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri ke alam terbuka.
Penyelidikan tidak hanya difokuskan pada pengumpulan rekaman CCTV di sepanjang akses jalan Dusun Ngaglik, namun juga audit data medis kehamilan warga.
“Kami sudah berkoordinasi intensif dengan perangkat desa dan seluruh bidan. Kami menyisir dan mendata wanita di lingkungan sekitar yang belakangan ini terdeteksi hamil tua atau baru saja melahirkan. Kasus pembuangan bayi ini akan kami usut tuntas,” pungkas Kompol Randhy.
Berita Terkait
-
Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah
-
Jejak CCTV Tak Bisa Bohong: Pasutri Muda di Banyuwangi Ditangkap Usai Buang Bayi
-
Rencana Nikah Berujung Bui: Sejoli di Kediri Tega Habisi dan Kubur Bayi demi Tutupi Aib
-
Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Tangis Tengah Malam di Balik Tembok: Bayi Merah Ditemukan Menggigil di Tanah Tanpa Sehelai Benang
-
Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan
-
Atasi Krisis Air Bersih di Sumenep, Khofifah Salurkan Bantuan dan Rencanakan Sumur Bor 2027
-
Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan
-
KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?