Sejalan dengan penguasaan teknologi, ia menyoroti besarnya potensi pesantren dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Pengembangan kewirausahaan, koperasi, UMKM, pertanian, industri halal, dan ekonomi digital menjadi ruang kontribusi yang dapat terus diperluas.
Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, dibutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan komunitas alumni. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pesantren sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Dengan demikian, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga penggerak kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Khofifah menekankan bahwa ekosistem santri memiliki peran penting dalam merawat persatuan bangsa. Nilai penghormatan kepada guru, kebersamaan, kesederhanaan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama yang tumbuh di pesantren merupakan bekal berharga dalam kehidupan bermasyarakat.
Nilai-nilai tersebut perlu terus dihadirkan di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan keyakinan di Indonesia. Ia mengajak seluruh santri menjadikan perbedaan sebagai kekayaan yang dirawat bersama serta menolak ujaran kebencian dan segala bentuk provokasi.
“Santri harus menjadi jembatan persaudaraan, merawat persatuan, serta menolak ujaran kebencian dan segala bentuk provokasi. Semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah harus terus menjadi landasan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” pesannya.
Di akhir pesannya, Gubernur Khofifah mengajak keluarga besar pesantren menjadikan Hari Santri Nasional 2026 sebagai momentum memperkuat tekad dan memperluas pengabdian. Menurutnya, kekuatan iman, ilmu, teknologi, ekonomi, dan persatuan perlu tumbuh bersama untuk menjawab tantangan masa depan.
“Jadilah santri yang kokoh dalam iman, luas dalam ilmu, unggul dalam teknologi, mandiri dalam ekonomi, dan teguh menjaga persatuan Indonesia,” ajaknya.
“Dari pesantren, kita bangun generasi berkarakter. Dari ekosistem santri, kita kuatkan pendidikan dan ekonomi. Melalui teknologi, kita perluas manfaat ilmu dan dakwah. Dengan persatuan, kita teguhkan langkah menuju Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih 196 KK Terdampak Kekeringan di Desa Kenongrejo Ngawi
“Selamat Hari Santri Nasional 2026. Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan petunjuk kepada kita semua untuk mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih 196 KK Terdampak Kekeringan di Desa Kenongrejo Ngawi
-
Dukung Penguatan Pengelolaan Zakat di Jatim, Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026
-
Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pabrik Sepeda, Industri Dalam Negeri Kuasai Ekspor
-
Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Alsintan ke Petani Lamongan: Teknologi & Inovasi Efektif-Efisien
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Beli Ganja Rp25 Juta Lewat Medsos, Petani Malang Malah Dijemput Polisi
-
Dampingi Korban Dugaan Pelecehan, Wawali Surabaya Diusir Bos Resto di Sidoarjo
-
Hari Santri Nasional 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Ekonomi
-
Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar
-
Bilik Sabu di Pamekasan Terbongkar, Polisi Buru Dugaan Jaringan hingga Malaysia