- Bareskrim Polri resmi menahan Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo bersama dua perwira tinggi di Rutan Mabes Polri sejak Selasa (3/11/2026) malam.
- Penahanan tersebut dilakukan karena mereka diduga terlibat dalam skandal penyadapan ilegal, akses tidak sah, serta penghapusan data elektronik yang menyasar Presiden Prabowo Subianto.
- Artikel ini juga mencatat kasus hukum serupa yang menjerat mantan pejabat kepolisian di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Malawi, dan China.
SuaraJatim.id - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo terseret kasus dugaan skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Bareskrim Polri resmi menahan Listyo Sigit bersama dua perwira tinggi (pati) Polri lainnya di Rutan Mabes Polri sejak Selasa (3/11/2026) malam.
Dua pati Polri lain yang turut ditetapkan sebagai tersangka adalah Kadivkum Polri Irjen Pol. Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Pol. Eko Hadi Santoso.
Ketiganya diduga terlibat dalam praktik illegal wiretapping, akses ilegal, hingga upaya penghapusan data elektronik hasil sadapan.
Sasarannya bukan main-main, mulai dari Presiden Prabowo Subianto, sejumlah pejabat negara, elite politik, pelaku usaha, awak media massa, Lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga tokoh ormas.
Listyo Sigit bukan mantan kepala kepolisian atau petinggi kepolisian pertama yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus hukum. Ada sejumlah sosok serupa di berbagai negara yang terjerat hukum. Berikut ini sejumlahnya kasusnya yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Mantan Kepala Kepolisian Hialeah Amerika Serikat
Mantan Kepala Kepolisian Hialeah, Sergio Velazquez, ditangkap pada Juni 2025 setelah penyelidikan dugaan penyalahgunaan dana publik.
Velazquez dituduh melakukan pencurian besar, penipuan terorganisasi, serta menyusun transaksi keuangan untuk menghindari kewajiban pelaporan.
Baca Juga: JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?
Penyidik menduga dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan operasional kepolisian justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
Dalam penyelidikan tersebut, aparat menemukan dugaan transaksi setoran tunai ke sejumlah rekening pribadi serta pembelian barang-barang mewah, termasuk jam tangan Rolex dan produk Cartier.
Velazquez diketahui pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Hialeah sejak 2012 hingga akhirnya diskors pada 2021.
Penangkapannya menjadi perhatian publik karena perkara tersebut menyangkut dugaan penyalahgunaan uang yang berkaitan dengan operasional institusi kepolisian.
2. Mantan Kepala Kepolisian New Haven Amerika Serikat
Lalu di Amerika Serikat, mantan Kepala Kepolisian New Haven, Connecticut, Karl Jacobson, ditangkap pada Februari 2026.
Jacobson diduga menggelapkan sekitar 85.000 dolar AS dari dua dana yang berkaitan dengan kegiatan kepolisian.
Dana pertama merupakan anggaran penegakan narkotika yang digunakan antara lain untuk membayar informan. Sementara dana lainnya diperuntukkan bagi program kegiatan kepolisian untuk anak-anak dan remaja.
Penyidik menduga sekitar 81.500 dolar AS berasal dari dana penegakan narkotika, sedangkan 4.000 dolar AS lainnya berasal dari dana Police Activity League.
Jacobson sebelumnya mengundurkan diri pada Januari 2026 sebelum akhirnya menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum.
Ia menghadapi dua dakwaan pencurian. Pengacaranya mengingatkan agar publik tidak langsung menganggap kliennya bersalah karena perkara masih berada pada tahap awal.
3. Mantan Kepala Kepolisian Malawi George Kainja
Mantan Kepala Kepolisian Malawi, George Kainja, ditangkap pada Juni 2022 setelah diberhentikan dari jabatannya oleh Presiden negara tersebut.
Kainja terseret penyelidikan skandal korupsi pengadaan pemerintah yang nilainya mencapai 150 juta dolar AS.
Biro Antikorupsi Malawi menuduh Kainja menerima keuntungan dari seorang pengusaha dalam proses pengadaan paket makanan untuk kepolisian.
Dalam penyelidikan tersebut, Kainja diduga meminta dan menerima sebuah kendaraan serta uang sebesar 8.000 dolar AS terkait kontrak pengadaan senilai 875.000 dolar AS.
Kainja kemudian dibawa ke pengadilan dan membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia juga mendapatkan penangguhan penahanan dengan jaminan.
Kasus ini menjadi sorotan karena dugaan korupsi tersebut melibatkan pejabat yang seharusnya bertanggung jawab menjaga integritas institusi kepolisian.
4. Mantan Kepala Kepolisian China Fu Zhenghua
Di China, Fu Zhenghua, mantan pejabat tinggi kepolisian yang pernah menjabat Direktur Biro Keamanan Publik Beijing dan Wakil Menteri Keamanan Publik, juga terseret kasus korupsi besar.
Pada Juli 2022, Fu menjalani persidangan di Pengadilan Menengah Changchun, Provinsi Jilin.
Ia mengakui tuduhan menerima suap senilai 117 juta yuan atau sekitar 14,9 juta dolar AS.
Jaksa menuduh Fu menyalahgunakan kewenangannya selama menduduki sejumlah jabatan penting pada periode 2005 hingga 2021.
Selain menerima suap, ia juga dituduh menyalahgunakan kekuasaan untuk membantu kepentingan bisnis, jabatan, dan perkara hukum pihak tertentu.
Kasus Fu menjadi salah satu contoh bagaimana pejabat yang pernah menduduki posisi strategis dalam sistem keamanan dan penegakan hukum China dapat menghadapi proses peradilan atas dugaan korupsi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs
-
Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus