"Kami belum bisa memastikan, apakah ini pembunuhan yang dilakukan oleh korban lelaki. Masih mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi dulu," pungkasnya.
Geger
Pagi buta, kampung Kupang Gunung Timur gang IV, Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan, Surabaya Jawa Timur, ditemukan Pasutri tewas dengan kondisi tergantung. Ketua RT 02 RW 6 Kelurahan Putat Jaya, Sungo Topan dapat laporan dari tetangga kos korban, jika korban ditemukan tewas gantung diri tadi pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.
Putusnya tali yang dibuat menggantung ini, sehingga mayat istri yang ada di dalam kamar terlihat, di sekitar mayat istri, terdapat batu dan sekarang dibawa oleh Kepolisian sebagai barang bukti.
Baca Juga:Depresi Gagal Nikah, Pria Berbadan Tegap Nekat Gantung Diri di Kontrakan
"Awalnya tidak tau, jika didalamnya juga ada mayat perempuan, benar itu istrinya, tertutup bantal dan bersimbah darah. Ditemukan juga sebongkah batu, sekarang sudah dibawa oleh pihak Kepolisian," imbuhnya.
Sungo juga menjelaskan, bahwa tidak ada laporan soal kedatangan warga kos baru di rumah kos ini.
"Nggak ada laporan bertambahnya warga kos ke saya. Makanya saya kaget dapat kabar itu," ungkapnya.
Sementara, saksi mata yang juga tetangga kos korban Tatik, bahwa korban baru 4-5 bulanan tinggal di kos ini.
"Keduanya baru 5 bulanan tinggal disini. Istrinya kerja sebagai babysitter," ungkap Tatik.
Baca Juga:Tak Tahan Dibully Rekan Kerja, Dokter Muda Gantung Diri di Rumah Sakit
Dari Ketua RT setempat, kedua orang ini Pasutri atas nama Sumardi (56) dan Rumiyah (55), warga asli Losari timur Sidoharjo Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto. Kedua jenazah sudah dibawa ke RSUD Dr Soetomo, untuk diotopsi guna pemeriksaan lebih lanjut.