Di Bromo, Fenomena Embun Es Malah Meningkatkan Kunjungan Wisatawan

Chandra Iswinarno
Di Bromo, Fenomena Embun Es Malah Meningkatkan Kunjungan Wisatawan
Kondisi laut pasir Bromo cenderung berdebu selama musim kemarau. [TIMES Indonesia]

Pihak TNBTS mengimbau kepada wisatawan yang berencana datang menikmati fenomena frozen Bromo di Probolinggo, diimbau memakai pakaian tebal.

Suara.com - Fenomena bun upas atau embun yang membeku menjadi es atau frost tak hanya terjadi di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Namun fenomena tersebut juga terjadi di Kawasan Gunung Bromo, Probolinggo Jawa Timur.

Embun es atau biasa dikenal kalangan wisatawan di Bromo dengan sebutan Frozen Bromo terjadi saat suhu ekstrem di musim kemarau.

Dilansir dari TIMES Indonesia, dari video amatir yang terekam petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) selama 40 detik, terlihat hamparan rumput di sekitar laut pasir Bromo dengan kondisi berwarna kekuningan berselimut kristal es tipis.

Menurunnya suhu udara yang drastis tersebut menjadi pemandangan langka bagi wisatawan Gunung Bromo.

"Niatnya hanya liburan. Tapi tadi pagi waktu bangun, permukaan jok sepeda motor ada esnya. Minyak angin yang kami bawa juga membeku," kata seorang wisatawan, Reynaldi Johan Pratama pada Senin (24/6/2019).

Frozen Bromo. [TIMES Indonesia]
Frozen Bromo. [TIMES Indonesia]

Fenomena tersebut diketahui terjadi sejak sepekan terakhir. Meski begitu, fenomena tersebut malah meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan Gunung Bromo yang cukup signifikan hingga mencapai 30 persen dari hari libur biasanya.

"Untuk wisatawan asing yang masuk, berkisar antara 40 hingga 60 orang. Sedangkan, wisatawan domestik yang masuk, berkisar antara 1.000 hingga 1.300 orang.

Peningkatan itu juga ditunjang oleh beberapa kondisi yang sedang berlangsung. Yakni bertepatan dengan libur sekolah dan libur di benua eropa,” terang Kepala Resort Laut Pasir TNBTS, Subur Hari Handoyo.

Meski begitu, pihak TNBTS mengimbau kepada wisatawan yang berencana datang menikmati fenomena Frozen Bromo di Probolinggo, diimbau memakai pakaian tebal.

Jika memiliki riwayat alergi dingin, seperti penyakit asma atau penyakit jantung, disarankan untuk tidak datang ke Bromo terlebih dahulu. Lantaran suhu bisa saja turun drastis sampai 5 hingga 7 derajat celcius atau bahkan lebih rendah dari itu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS