Polisi Sebut Viral Ajakan Demo Hoaks, Rombongan STM Ramai ke DPRD Jatim

Agung Sandy Lesmana
Polisi Sebut Viral Ajakan Demo Hoaks, Rombongan STM Ramai ke DPRD Jatim
Rombongan remaja diduga pelajar SMK mengompreng mobil pikap. (Suara.com/Achmad Ali).

"Pesan itu menyesatkan. Adik-adik jangan termakan hoaks. Tetap fokus belajar mengajar seperti biasa," katanya.

Suara.com - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung mengklaim pesan berantai di media sosial yang ditujukan ke pelajar SMK/STM di Surabaya mengenai ajakan unjuk rasa atau demo di Kantor DPRD Jatim, adalah hoaks.

Informasi yang didapat Suara.com, pesan berantai ajakan unjuk rasa tersebar di WhatsApp (WA) pribadi para pelajar. Pesan tersebut telah meresahkan pihak sekolah di Surabaya.

"Saya pastikan itu berita bohong alias hoaks. Yang hoaks adalah pesan yang disampaikan," jelas Kabid Humas Frans Barung Mangera pada Suara.com, Kamis (26/9/2019).

Rombongan remaja diduga pelajar SMK mengompreng mobil pikap. (Suara.com/Achmad Ali).
Rombongan remaja diduga pelajar SMK mengompreng mobil pikap. (Suara.com/Achmad Ali).

Barung berpesan, adik-adik siswa yang saat ini masih ada jadwal belajar mengajar, jangan sampai termakan berita hoaks. Jangan percaya pesan ajakan unjuk rasa yang mengatasnamakan apapun.

"Pesan itu menyesatkan. Adik-adik jangan termakan hoaks. Tetap fokus belajar mengajar seperti biasa," katanya.

Pantauan di lapangan, banyak remaja diduga siswa sekolah sudah mulai berdatangan menuju lokasi unjuk rasa di DPRD Provinsi Jawa Timur.

Puluhan siswa tersebut ramai-ramai menumpang mobil pikap. Belum jelas mereka siswa dari sekolah mana. Yang pasti, mereka mengenakan celana seragam sekolah dan topi sekolah.

Kontributor : Achmad Ali

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS