Kondisi Enam Siswa Korban Ambruknya Atap SD Gentong Mulai Membaik

Chandra Iswinarno
Kondisi Enam Siswa Korban Ambruknya Atap SD Gentong Mulai Membaik
Salah satu siswa yang menjadi korban ambruknya atap SD Gentong Pasuruan yang mendapat perawatan di RSUD R Soedarsono. [Suara.com/Arry Saputra]

Dua siswa yang sebelumnya menjalani operasi yakni, Abdul Mukti dan Dina kondisinya telah membaik.

Suara.com - Korban ambruknya atap SD Gentong yang dirawat di RSUD R Soedarsono Kota Pasuruan ternyata berjumlah enam orang. Meski begitu, korban yang masih menjalani perawatan kondisinya semakin membaik.

Humas RSUD R Soedarsono Kota Pasuruan Diah Lusiana mengemukakan dua siswa yang sebelumnya menjalani operasi yakni, Abdul Mukti dan Dina kondisinya telah membaik.

"Dua korban telah dioperasi. Abdul Mukti mengalami patah tulang paha kiri dan Dina mengalami patah tulang jari kaki kanan. Kemarin juga sudah observasi cedera kepela ringan untuk Abdul," jelasnya Rabu (6/11/2019).

Meski selesai menjalani operasi dan kondisinya kian membaik, kedua anak tersebut belum diperbolehkan pulang.

"Kami masih melakukan observasi. Masih menunggu visitor, apakah sudah pulang atau perlu di observasi lanjut?" ujarnya.

Sementara untuk empat pasien lainnya yakni, Aisyah, Nada, Kina dan Zahra kemungkinan diperbolehkan pulang pada Kamis (7/11/2019). Perkembangan empat korban tersebut, kekinian dalam keadaan stabil setelah mengalami cedera ringan di kepala.

"Jika keadaan membaik maka mereka bisa pulang. Ada dua orang juga yang sudah bisa makan dan minum," lanjutnya.

Ditanya terkait pemberian trauma healing bagi korban, Diah menyampaikan masih akan dikonsultasikan dengan dokter spesialis kejiwaan.

"Itu (trauma healing) akan mengkonsultasikan pada dokter spesialis jiwa kapan dimulainya apa saat perawatan atau masa rehabilitas," katanya.

Kontributor : Arry Saputra

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS