Diduga Malu Hamil Diluar Nikah, Pelajar Melahirkan Bayi di Kamar Mandi

Chandra Iswinarno
Diduga Malu Hamil Diluar Nikah, Pelajar Melahirkan Bayi di Kamar Mandi
Polisi memasang garis polisi di kamar mandi yang digunakan MS untuk melahirkan bayinya, Minggu (1/12/2019). [Istimewa/Polsek Mejayan]

Saat itu, warga sempat mendengar suara orang sedang mandi dan menyiram air secara terus menerus di kamar mandi.

SuaraJatim.id - Seorang pelajar di Kabupaten Madiun dilaporkan melahirkan bayi di kamar mandi rumahnya. Tragisnya, bayi yang baru dilahirkannya meninggal dan jasadnya disembunyikan dalam tas. Pelajar berinisial MS tersebut diketahui melahirkan bayi perempuan pada Sabtu (30/11/2019) sekitar Pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Mejayan Kompil Pujiyono mengemukakan kuat dugaan bayi yang dilahirkan MS merupakan hasil hubungan gelap. Sehingga untuk menutupinya, MS yang masih berusia 18 tahun tersebut diam-diam melahirkan di kamar mandi. Aksi MS tersebut terungkap setelah tergeletak lemas dan ditemukan ibu kandungnya.

Saat itu, warga sempat mendengar suara orang sedang mandi dan menyiram air secara terus menerus di kamar mandi. Selain itu, warga juga sempat mencium bau amis darah.

"Warga mendengar orang mandi dengan menyiram air itu cukup lama. Bahkan hingga pukul 01.00 WIB, Minggu dini hari, suara orang menyiram air dari kamar mandi itu masih tetap terdengar," kata dia seperti diberitakan Solopos.com-jaringan Suara.com pada Minggu (1/12/2019).

Lantaran curiga, warga menggedor-gedor pintu rumah MS. Setelah pintu rumah dibuka, ibu MS hanya menyampaikan kondisi MS.

"Setelah itu warga pun ikut masuk dan melihat MS," kata Pujiyono.

Warga melihat muka MS pucat dengan badan bersandar di dinding kamar mandi. Siswi kelas XI SMK itu diduga mengalami pendarahan pasca melahirkan. MS kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

MS diduga sengaja melahirkan sendiri anaknya karena malu hamil sebelum menikah. MS ingin menyembunyikan keberadaan bayi tersebut dan hingga akhirnya bayi itu meninggal dunia.

"Ibu dan bayi itu dibawa ke RS Panti Waluyo Caruban untuk dilakukan otopsi supaya mengetahui penyebab meninggalnya sang bayi," kata Pujiono.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS