SuaraJatim.id - Mantan pemain andalan Persebaya Surabaya yang kini memperkuat Persija Jakarta, Otavio Dutra, menyayangkan striker Persipura Jayapura Boaz Solossa tidak pernah bermain di luar negeri. Padahal menurutnya, pemain asal Papua itu memiliki kemampuan yang sempurna.
Pernyataan itu disampaikan Otavio Dutra saat menyebutkan Starting XI (11 Pemain Utama) terbaik pilihannya, sebagaimana ditayangkan kanal YouTube klubnya. Pemain asal Brasil tersebut menempatkan Boaz Solossa di lini sayap bersama dengan Riko Simanjuntak, rekannya di Persija.
Dutra dan Boaz sendiri diketahui memang pernah bersama dalam satu tim, yaitu di Persipura Jayapura pada musim 2012.
"Boaz pastinya sangat istimewa, semua dia punya. Mungkin yang saya sayangkan (adalah) dia tidak bermain di luar negeri," kata Dutra.
Baca Juga:Indra Kahfi Sebut Dutra Tandem Terbaik, Simic dan Boaz Lawan Terberat
"Sedangkan Riko memiliki grafik permainan yang bagus. Punya kualitas individu yang bagus, serta agresif sebagai pemain sayap," tambah pemain naturalisasi itu.
Selain Boaz dan Riko, beberapa pemain lain pun masuk dalam pilihan eks Bhayangkara FC itu. Di antaranya adalah Yoo Jae-hoon sebagai penjaga gawang, sementara bek tengah ada dirinya sendiri bersama dengan Bio Paulin. Adapun bek sayap pilihannya adalah Rizki Pora dan Tinus Pae.
Kemudian tiga gelandang pilihan, Dutra menyebutkan nama-nama Lim Jun Sik, Paulo Sergio, dan Evan Dimas.
"Tiga gelandang pilihan saya memiliki karakter dan kualitas individu yang baik. Seperti Evan misalnya, sebagai gelandang dia juga lengkap, punya mobilitas bagus ditambah penempatan umpannya juga sangat akurat. Apalagi dengan ketiganya saya juga pernah meraih juara," tambah pemain berusia 37 tahun itu.
Untuk posisi pemain terdepan alias target man, Dutra mengaku kesulitan memilih pemain utama. Menurutnya, ada tiga nama yang ia jagokan, yakni Alberto Goncalves, David da Silva, serta Marko Simic. Sedangkan untuk pelatih, Otavio Dutra memilih Simon McMenemy di posisi pelatih asing, sementara juru racik lokal pilihan adalah Joko Susilo.
Baca Juga:Ogah Tanggapi Soal Degradasi, Dutra Sudah Bersyukur Kompetisi Dilanjutkan