Jenazah Corona Dibawa Kabur dari Mobil Ambulans karena Mau Disholatkan

Pihak keluarga mengambil paksa jenazah yang berstatus PDP dari rumah sakit pada Sabtu (4/7/2020) kemarin.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 06 Juli 2020 | 15:53 WIB
Jenazah Corona Dibawa Kabur dari Mobil Ambulans karena Mau Disholatkan
Ilustrasi jenazah corona dibawa kabur. (ist)

SuaraJatim.id - Jenazah virus corona yang dibawa kabur keluarga dari rumah sakit di Medan ternyata alasannya ingin disholatkan. Jenazah ini berstatus PDP virus corona.

Keluarga membawa kabur jenazah dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan. Kasubag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin mengatakan, pihak keluarga mengambil paksa jenazah yang berstatus PDP dari rumah sakit pada Sabtu (4/7/2020) kemarin.

Peristiwa tersebut terjadi saat jenazah PDP sudah berada di dalam mobil ambulans untuk dilakukan pengebumian sesuai protokol kesehatan.

Namun, pihak keluarga meminta agar jenazah kembali diturunkan dari mobil ambulance dengan alasan ingin diholatkan. Akan setelah diturunkan, pihak keluarga malah langsung melarikan jenazah ke dalam mobil yang sudah mereka sediakan, lalu pergi.

Baca Juga:Detik-detik Jenazah Corona Dibawa Kabur Keluarga dari Mobil Ambulans

"Kita sudah berupaya untuk menghalangi agar tidak diambil paksa, tapi karena keluarga ramai-ramai datang dan tetap memaksa mengambil jenazah," ujar Edison saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2020).

Alasan jenazah dibawa kabur karena ingin disholatkan.

"Iya benar, ada pihak keluarga yang datang dan mengambil paksa jenazah dari Rumah Sakit Pirngadi Medan," kata Edison.

Lebih lanjut kata Edison, pihak RSUD dr Pirngadi Medan kecewa dengan sikap pihak keluarga yang membawa kabur jenazah tanpa mempertimbangkan resikonya.

Sementara, sedari awal pihak keluarga sudah sepakat untuk penanganan jenazah dilakukan secara protokol Covid-19.

Baca Juga:Update 6 Juli: Tambah 1.209 Pasien, Total 64.958 Orang Positif Corona

"Padahal pihak keluarga sudah menandatangani surat bahwa akan dilakukan proses pemulasaraan sesuai dengan prosedur Covid-19," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, pihak keluarga mengambil paksa jenazah Pasien berstatus PDP dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan pada Sabtu (4/7/2020).

Pasien dengan status PDP tersebut masuk dan sempat menjalani isolasi di RSUD dr Pirngadi Medan pada Jumat (3/7/2020). Namun pada Sabtu dinihari, pihak dokter menyatakan pasien meninggal dunia.

"Untuk komorbid pasien adalah pneumonia," tutup Edison.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak