Tolak RUU Omnibus Law, Orator: Kami Sudah Bosan dengan Kalimat Politis

Pendemo tolak RUU Omnibus Law sempat diterima Wakil Ketua DPRD Kota Malang.

Rizki Nurmansyah
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 15:40 WIB
Tolak RUU Omnibus Law, Orator: Kami Sudah Bosan dengan Kalimat Politis
Suasana demonstrasi tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja di depan DPRD Kota Malang, Jatim, Jumat (14/8/2020). [Suara.com/Aziz Ramadani]

SuaraJatim.id - Massa aksi 'Jegal Sampai Gagal' RUU Omnibus Law Cipta Kerja mendatangi gedung DPRD Kota Malang, Jumat (14/8/2020). Sempat ditemui pimpinan dewan, namun massa tetap kecewa.

Jawaban normatif Wakil Ketua DPRD Kota Malang Rimzah jadi biang kekecewaan massa demonstran yang menamakan diri Aliansi Malang Menolak Omnibus Law itu.

"Prinsipnya, kami akan selalu bersama rakyat, mewadahi dan siap mendukung aspirasi Anda, karena itu tugas kami," ujar politisi Gerindra ini.

Sontak orator aksi meneriakkan mosi tidak percaya kepada DPRD Kota Malang.

Baca Juga:Dihadang Kawat Berduri, Ratusan Buruh Tak Bisa Demo saat Ada Jokowi di MPR

"Kami sudah bosan dengan kalimat-kalimat politis," seru salah satu orator aksi melalui megaphone.

Rimzah dan beberapa perwakilan DPRD Kota Malang lantas meninggalkan demonstran dengan dalih ada agenda rapat paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo memperingati HUT RI ke-75.

Sementara itu, Humas Aliansi Malang Menolak Omnibus Law, Roni Versal mengatakan, tidak puas atas apa yang disampaikan pimpinan dewan.

Ia menuding tidak ada sikap yang jelas terhadap tuntutan yang diserukan aliansi.

"Keberpihakan mereka (DPRD Kota Malang) masih tidak jelas, mau berpihak pada masyarakat atau justru ke mana?" ujarnya.

Baca Juga:Pelaku Pembantai Lutung Jawa Tinggalkan Jejak, Petugas: Ini Enggak Wajar

Ia melanjutkan, ada enam poin penting dalam aksi kali ini. Diantaranya, tolak politik upah murah serta wujudkan upah layak nasional.

Berikan hak normatif buruh, serta jaminan sosial kesehatan. Hentikan sistem kerja kontrak dan outsourcing.

Tolak komersialisasi pendidikan, dan wujudkan pendidikan bervisi kerakyatan.

Hentikan eksploitasi besar-besaran terhadap lingkungan hidup serta kembalikan sanksi pidana dan ganti rugi kepada pelaku usaha.

Wujudkan kebebasan berserikat, berkumpul, berorganisasi, dan menyatakan pendapat bagi rakyat.

Kontributor : Aziz Ramadani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak