alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bocah 17 Bulan Hilang Misterius di Malang Ditemukan Tewas di Saluran Air

Muhammad Taufiq Jum'at, 23 Oktober 2020 | 10:52 WIB

Bocah 17 Bulan Hilang Misterius di Malang Ditemukan Tewas di Saluran Air
Foto bocah 17 bulan hilang di Malang (Foto: beritajatim)

"Iya benar tadi jam 11.00 WIB ditemukan warga di DAM kecil Dusun Sidodadi, Desa Wandapuro," ujar Kompol Pujiono.

SuaraJatim.id - Berakhir sudah pencarian balita bernama Bagus Setia Ramadhan di Malang, Jawa Timur. Bocah berusia 17 bulan yang hilang misterius ini akhirnya ditemukan meninggal di saluran air setempat.

Butuh delapan hari untuk mencari bocah ini. Jasadnya ditemukan di saluran air Dusun Sidodadi, Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, pada Kamis siang (22/10/2020).

Kapolsek Bululawang Kompol Pujiono membenarkan jasad balita yang ditemukan pada Kamis pagi (22/10/2020) sekitar pukul 11.00 WIB merupakan Bagus Setia Ramadhan yang dicari selama ini.

Bagus yang selama ini dicari hingga memasuki hari kedelapan, ditemukan sekitar 1 km dari tempat dirinya dinyatakan hilang di Gang Makmur, Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang.

"Iya benar tadi jam 11.00 WIB ditemukan warga di DAM kecil Dusun Sidodadi, Desa Wandapuro," ujar Kompol Pujiono melalui pesan singkatnya, seperti dikutip dari Suarajatimpost.com, jejaring suara.com, Kamis malam (22/10/2020).

Ia menuturkan, jasad balita tersebut awalnya ditemukan warga Dusun Sidodadi RT 18 RW 3 Desa Wandanpuro, bernama Susianto (51) saat hendak mencuci kaki dan tangan.

Susianto terkejut ada sebuah jasad balita yang tersangkut di rerumputan di DAM kecil saluran irigasi di dekat persawahan. Ia lalu memanggil dua temannya yang juga warga sekitar dan diteruskan laporan ke Polsek Bululawang..

Saat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pada Kamis siang, diakui Pujiono secara fisik memang ada kemiripan di ciri – ciri fisiknya, yakni menggunakan celana pendek kuning dan kaos dalam berwarna putih.

"Korban tersangkut di rumput DAM kecil, menggunakan celana pendek berwarna kuning dan kaos dalam warna putih. Persis seperti ciri – ciri fisik balita yang hilang," katanya.

Namun untuk penyelidikan lebih lanjut kematian balita malang tersebut, pihaknya membawa jasad balita itu ke RSUD Saiful Anwar Malang guna proses autopsi dan pencocokan identitas korban.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait