"Lek goleki aku ndek segoro yah. Palingo aku wes mati. (Kalau cari saya di laut ayah. Mungkin saya sudah mati)," demikian isi tulisan korban di secarik kertas.
Sementara pihak keluarga, meminta jenazah perempuan yang berasal dari Desa Kencong itu segera dimakamkan.
Sebelumnya, seorang pencari ikan secara tidak sengaja menemukan mayat terapung di bibir pantai.
Jenazah tersebut didapati sudah kaku, dengan luka di bagian pelipis dan telinga mengeluarkan darah. Akibatnya, pihak kepolisian sempat kesulitan mengungkap identitas korban.
Baca Juga:Tewas Misterius, Ibu Muda Jember Tinggalkan Wasiat Pilu untuk Suami
Namun, berkat kerja cepat kepolisian dan komunitas media sosial, akhirnya identitas korban berhasil diketahui.