facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kalah di Quick Count, Mahfud Arifin Bilang Menang Atau Kalah Tak Masalah

Muhammad Taufiq Rabu, 09 Desember 2020 | 19:46 WIB

Kalah di Quick Count, Mahfud Arifin Bilang Menang Atau Kalah Tak Masalah
Machfud Arifin jelang pencoblosan di Surabaya (Suara.com/Arry Saputra)

"Menang kalah bagi kami tidak ada masalah. Bukan hak kami untuk menentukan itu," kata Mahfud Arifin.

SuaraJatim.id - Hasil hitung cepat (quick count) dua lembaga survei untuk Pilkada Kota Surabaya sama-sama memenangkan pasangan Eri Cahyadi-Armuji (Er-Ji) atas pasangan Machfud-Mujiaman (MAJU).

Quick Count Poltracking misalnya, dari data yang masuk 99,20 persen, hasilnya Eri Cahyadi-Armuji unggul 56,51 persen. Sementara paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman memperoleh 43,49 persen.

Lalu Quick Count Populi Center hasilnya Eri -Armuji juga unggu sebesar 56,51 persen, sementara pasangan Machfud Arifin-Mujiaman 43,49 persen.

Kepada media, Machfud Arifin menyatakan agar semua pihak menunggu hasil resmi rekapitulasi suara (real count) Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Baca Juga: Ini Hasil Quick Count Pilkada Jember, Banyuwangi, Malang dan Surabaya

"Menang kalah bagi kami tidak ada masalah. Bukan hak kami untuk menentukan itu," kata Mantan Kapolda Jatim ini, seperti dikutip dari beritajatim.com, media jejaring suara.com, Rabu (09/12/2020).

Machfud menambahkan, pihaknya berkeyakinan bahwa apa yang dia upayakan bersama Mujiaman merupakan bagian dari ikhtiar dan berdoa.

"Yang jelas saya berterimakasih pada partai pengusung dan semua warga Surabaya yang sudah menentukan pilihannya," ujar Machfud di kediaman Jalan WR Supratman Nomor 05, Kota Surabaya.

Namun, pihaknya tetap menunggu tahapan perhitungan yang dilakukan KPU Surabaya sampai selesai.

"Itu yang harus kita ikuti bersama. Nantinya dari tim kami akan ikutin sampai final keputusan di KPU," katanya.

Baca Juga: Pilkada Serentak, Kepatuhan Pakai Masker Paling Rendah Pemilih di Papua

Setelah itu, kata dia, pihaknya akan merumuskan langkah-langkah ke depan untuk menyikapi perolehan suara yang ada sekarang ini.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait