facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Minta Maaf ke Perangkat Desa Terus Pamit, Darsim Gantung Diri

Muhammad Taufiq Selasa, 29 Desember 2020 | 11:32 WIB

Sempat Minta Maaf ke Perangkat Desa Terus Pamit, Darsim Gantung Diri
Ilustrasi Gantung Diri. [Berita Jatim]

Darsim membuat geger warga Dusun Luwuk, Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

SuaraJatim.id - Darsim membuat geger warga Dusun Luwuk, Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Tiba-tiba saja ia meminta maaf ke sejumlah perangkat desa dan berpamitan.

Ternyata itu sudah direncanakan. Selang beberapa jam kemudian pria 65 tahun itu ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya, Senin (28/12/2020).

Darsim seorang petani setempat. Diduga kuat ia nekat mengakhiri hidup lantaran depresi. Gantung diri yang dilakukan oleh Darsim berawal saat ia keluar rumah melalui pintu samping dan kemudian menuju dapur rumahnya.

Selang beberapa saat, istri Darsim langsung menyusul suaminya itu lantaran curiga.

Baca Juga: Putus Cinta, Gadis Ini Nekat Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

"Saat melakukan pencarian, istri korban mengetahui jika suaminya telah dalam posisi mengantung di dapur," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Yoan Septi Hendri, seperti dikutip dari beritajatim.com, media jejaring suara.com, Selasa (29/12/2020).

Pada saat pertama kali ditemukan itu, posisi kaki suaminya masih menendang-nendang dengan leher terikat tali di kayu ruang dapur. Sehinga istri korban kontan berteriak minta tolong. Mendengar teriakan itu anak korban yang tinggal di samping rumah datang ke lokasi.

Setelah diturunkan, kemudian korban ditaruh di atas tempat tidur. Selanjutnya keluarga berusaha menghubungi pihak medis. Namun, selang tidak lama akhirnya pria yang nekad gantung diri tersebut akhirnya sudah tidak bisa diselamatkan.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Baca Juga: Putus Usai Pacaran Dua Tahun, Seorang Perempuan Kota Serang Akhiri Hidupnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait