Harga Daging Sapi Melonjak, Moeldoko: Jangan Tambah Beban Masyarakat

"Jangan sampai ada lagi konsumen merasa harga masih tinggi", ujar Moeldoko.

Erick Tanjung
Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:28 WIB
Harga Daging Sapi Melonjak, Moeldoko: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (Foto dok. Kantor Staf Presiden)

Ketua APDI Asnawi pun menyambut positif jalan tengah yang telah disepakati bersama Gapuspindo.

Bahkan, kata Asnawi, sejak terjadinya kesepakatan itu, APDI telah meminta seluruh pedagang daging untuk kembali melanjutkan kegiatannya dan menghentikan aksi mogok.

“Sekarang, para pedagang sudah bisa menjual daging dengan harga terendah Rp105 ribu per kilogram dari sebelumnya yang bisa di atas Rp120 ribu per kilogram,” ujar Asnawi.

Sementara itu, Ketua Dewan Gapuspindo Didiek Purwanto menjelaskan, pihaknya memang telah menaikkan harga daging seiring dengan naiknya harga sapi impor dari Australia.

Baca Juga:Bocoran Moeldoko, Jokowi Sudah Pilih Nama Calon Kapolri Baru

Didiek memaparkan, sejak harga sapi impor Australia menyentuh level terendah 2,5 dolar AS per kilogram hidup, terjadi peningkatan harga hingga 3,8 dolar AS per kilogram atau setara Rp55.460 per kilogram pada akhir Desember 2020.

“Sehingga, sebagian anggota kami sudah tidak bisa lagi melakukan impor dari Australia dan membuat adanya lonjakan harga setelah pada 2019-2020 tidak ada lonjakan harga. Kami pun berharap, ke depannya ada alternatif negara yang bisa impor sapi di tengah kondisi impor dari Australia,” kata Didiek.

Di sisi lain, perwakilan Bulog dan Berdikari menyatakan kesiapannya untuk memenuhi stok kebutuhan daging sapi menjelang hari raya Idul Fitri mendatang. Catatannya, proses perizinan impor dari negara di luar Australia bisa dipercepat. (Antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini