alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BPBD hingga Basarnas Cari Sumber Ledakan di Buleleng

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Minggu, 24 Januari 2021 | 15:31 WIB

BPBD hingga Basarnas Cari Sumber Ledakan di Buleleng
Ilustrasi ledakan di Buleleng. (Shutterstock)

Kemungkinan suara ledakan di Laut.

SuaraJatim.id - Heboh suara ledakan di Buleleng Bali masih jadi misteri. Petugas gabungan kini sedang mencari sumber suara ledakan yang menggegerkan warga, Minggu (24/1/2021).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, Made Rentin mengatakan, pihaknya masih belum menemukan apa dan di mana asal usul suara ledakan.

"Kemungkinan di laut, masih kami telusuri," katanya dihubungi melalui pesan singkat, beberapa saat lalu.

Selain BPBD, lanjut dia, personel gabungan juga turut mencari sumber suara ledakan.

Baca Juga: BMKG Jawab Ledakan Misterius di Buleleng, Benarkah Benda Jatuh dari Langit?

"Tim gabungan masih di lapangan, BPBD, Kodim, Basarnas, Polres dan relawan," sambung dia.

Seperti diberitakan, warga Buleleng Bali dihebohkan dengan suara ledakan keras dari langit. Bahkan ada pengakuan melihat cahaya putih jatuh sebelum ledakan terdengar.

Kemudian terdengar suara gemuruh di Desa Madenan, Buleleng. Netizen di Buleleng pun berkomentar soal itu.

"Saya lihat seperti ada sesuatu berwarna putih sekilas jatuh dari langit, habis itu suara gemuruh itu terdengar," tulis @imadesuandika_ dalam Twitternya, Minggu (24/1/2021).

Sebelumnya, suara ledakan dirasakan warga sekitar pukul 10.27 WITA. Warga Buleleng dan sekitarnya pun bertanya-tanya apa penyebab dari suara dentuman yang terdengat keras tersebut.

Baca Juga: BMKG : Ledakan di Buleleng Bali Bukan Karena Gempa

Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyatakan alat sensor seismik milik BMKG di Singaraja mencatat bahwa gelombang seismik tersebut bukan merupakan aktivitas gempa tektonik.

"Kami meyakini bahwa fenomena ini bukan aktivitas gempa tektonik karena dua sensor seismik lainnya yang lokasinya relatif dekat tidak mencatatnya," kata Daryono dalam status twitternya, Minggu (24/1).

"Inilah catatan sensor seismik BMKG di Singaraja (SRBI) pada 10.27 WITA. Sinyal tersebut bukan merupakan sinyal gempa tektonik. Sebagai tambahan informasi, sejak pukul 08.WITA sampai dengan saat ini tidak ada even gempa di wilayah Bali," imbuhnya.

 
 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait