Ekonomi Jember Anjlok, Bupati: Andai Pulau Sendiri, Jember Sudah Dijual

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember Jawa Timur anjlok hingga minus 2,98 persen pada 2020.

Muhammad Taufiq
Senin, 22 Maret 2021 | 14:18 WIB
Ekonomi Jember Anjlok, Bupati: Andai Pulau Sendiri, Jember Sudah Dijual
Bupati Jember Hendy Siswanto saat melakukan rapat dengan seluruh pejabatnya [Foto: Suarajatimpost]

SuaraJatim.id - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember Jawa Timur anjlok hingga minus 2,98 persen pada 2020. Padahal tahun sebelumnya, 2019, pertumbuhan ekonominya masih 5,51 persen sebelum pagebluk Covid-19.

Kondisi ini tentu menjadi pekerjaan rumah (PR) yang berat bagi Bupati Hendy Siswanto. Bila tidak segera menemukan formulasi tepat untuk mengatrol pertumbuhan ekonomi daerah, kondisinya bisa sangat mengkhawatirkan.

Bupati Hendy bahkan membuat pengandaian terkait kondisi perekonomian Jember ini dengan gambaran yang sangat ekstrem.

"Ekonomi minus 2,98 persen menurut Bank Indonesia empat lima hari lalu. Seandainya pulau sendiri bukan bagian Indonesia, Jember ini sudah dijual," katanya saat berpidato dalam rapat koordinasi dengan para pejabat, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Senin (22/03/2021).

Baca Juga:Kisah Nenek Buni Hidup 30 Tahun di Pasar Gebang Jember

Hendy mengagendakan percepatan menyelesaikan rancangan APBD 2021 dengan mengumpulkan ratusan pejabat di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Sabtu (20/03/2021). Kemudian dilanjutkan dengan apel bersama di halaman Kantor Pemkab Jember, Senin (22/03/2021).

Kontraksi pertumbuhan ekonomi yang dimaksud Hendy adalah kondisi penurunan ekonomi dimana angka PDRB (produk domestic regional bruto) berada pada kisaran minus.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa PDRB Jember pada 2020 mengalami penurunan sekitar Rp 1.185,73 miliar dari semula yang mencapai nominal Rp 76.039,98 miliar.

"Saya buktikan ekonomi memang minus dengan dagangan saya sendiri, bermacam-macam sepi. Keluarga saya berdagang di pasar, sekarang turun jauh. Terutama bahan kebutuhan pokok. Hari ini pasar tidak bisa dikendalikan," kata Hendy.

Supaya segera keluar dari jurang masalah ekonomi, Hendy menekankan agar seluruh pejabat bergerak cepat menyelesaikan rancangan APBD. Sebab menurut pandangannya, APBD bakal melecut pertumbuhan ekonomi karena menciptakan transaksi keuangan.

Baca Juga:Dampak Cabai Mahal, Makanan Warung Jember Tak Pedas Lagi, Pelanggan Lari

Tanpa APBD, transaksi yang terjadi terbilang kecil pengaruhnya lantaran pandemi COVID-19 telah membuat babak belur hampir semua sektor perekonomian. Nominal APBD Jember beberapa tahun belakangan sekitar Rp 4,6 triliun.

"Pemerintah harus turun tangan terlibat. Kita punya potensi APBD. Kita punya fasilitas menaikkan ekonomi, agar bergerak kalau lakukan pembangunan atau kegiatan, karena transaksi terjadi. Sementara ini, transaksi yang terjadi kecil," papar Hendy.

Disamping percepatan APBD sebagai upaya pemulihan ekonomi, Hendy membuat kebijakan dengan mengubah pola kerja birokrasi agar lebih cepat. Ia enggan dengan budaya kerja instansi pemerintah yang selama ini cenderung lambat dan berbelit-belit.

"OPD (Organisasi Perangkat Daerah) adalah sumber kekuatan. Kedepan, tidak perlu nunggu disposisi, bergerak bebas dengan batasan tupoksi (tugas pokok dan fungsi). Contoh, bisa direct dengan provinsi dan pusat mencari apa yang bisa diambil buat Jember. OPD silakan optimalkan para staf, jangan dibiarkan nunggu disposisi," ujarnya.

APBD Jember sejatinya berpeluang segera disahkan. Pasalnya, dukungan politik yang dimiliki Hendy sangat besar di parlemen. Lebih separuh dari 50 kursi DPRD Jember menyatakan sokongannya pada pemerintahan Hendy dan Wabup KH Muhamad Balya Firjaun Barlaman. Hanya Fraksi PDIP berjumlah 7 kursi yang terbuka mengambil jalur sebagai oposisi.

Namun masalahnya, hampir sebulan duet Hendy-Gus Firjaun menjalankan roda pemerintahan ternyata belum kunjung menyerahkan dokumen kebijakan umum anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara (KUA PPAS) sebagai pintu masuk membahas rancangan APBD bersama DPRD Jember.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini