Sedangkan si petani, mengaku jika cabai tersebut adalah hasil panen dari tanaman cabai miliknya sendiri. Meski namanya tak disebut dalam unggahan video, si petani ini juga mengambil inisiatif melaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.
"Sama-sama saling melakukan pengaduan, makanya kita periksa semuanya. Saat ini ketiganya masih berstatus saksi," kata Kapolresta Arman.
Sementara untuk barang bukti berupa sisa cabai yang dibeli oleh si pengunggah telah diamankan polisi. Polresta Banyuwangi telah mengirimkan sampel tersebut ke BPOM dan Laboratorium Kesehatan Kabupaten Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan kandungan.
"Sampel sudah dikirimkan berikut cairan oranye yang keluar dari cabai seperti di rekaman video. Ditunggu saja hasilnya," kata Kapolresta Banyuwangi saat dikonfirmasi mengenai perkembangan penyidikan kasus video cabai dicat di Banyuwangi.
Baca Juga:Gegara Viral Cabai Dicat, Pengunggah Video dan Penjual Sayur Saling Lapor