Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi

WNA India tewas gantung diri di ruang detensi Imigrasi Surabaya. Tragedi ini soroti lemahnya pengamanan dan abainya otoritas terhadap kondisi psikologis

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:08 WIB
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
Kepala Kantor Imigrasi Klas 1 Surabaya Agus Winarto (baju putih) dan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Siko Sesaria, saat menunjukan barang bukti dugaan bunuh diri WN India. [Suara.com/Dimas Angga]
Baca 10 detik
  • Seorang WNA India bernama Surendran Nithin ditemukan tewas gantung diri di ruang detensi Kantor Imigrasi Surabaya pada 14 Mei 2026.
  • Korban nekat mengakhiri hidup akibat tekanan ekonomi, utang, serta konflik hak asuh anak selama masa penahanan keimigrasiannya.
  • Pihak Imigrasi Surabaya berkomitmen melakukan evaluasi internal terhadap sistem pengamanan ruang detensi pasca terjadinya insiden tragis tersebut.

SuaraJatim.id - Kematian tragis seorang warga negara asing (WNA) asal India, Surendran Nithin (38), di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya membuka ironi besar dalam penanganan pelanggaran keimigrasian di Indonesia.

Di fasilitas negara yang seharusnya berada di bawah pengawasan ketat 24 jam, Surendran ditemukan tewas gantung diri pada Kamis pagi (14/5/2026), hanya tiga hari sebelum jadwal deportasinya.

Tragedi ini tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga pertanyaan serius tentang celah keamanan dan kepekaan terhadap kondisi psikologis para deteni.

Bagaimana mungkin di ruang tahanan yang dijaga, seorang WNA bisa menemukan cara dan alat—diduga menggunakan kabel putih—untuk mengakhiri hidupnya?

Baca Juga:Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma, membenarkan temuan jenazah korban yang tergantung di balik pintu ruang tahanan.

Hasil autopsi memperkuat dugaan kematian akibat lemas karena jeratan di leher, tanpa tanda kekerasan lain.

Tekanan Hidup yang Terabaikan 

Namun, tragedi ini lebih dari sekadar kasus bunuh diri. Fakta-fakta yang diungkap penyidik menunjukkan Surendran hidup dalam tekanan psikologis dan ekonomi yang luar biasa berat selama di Indonesia, yang mungkin luput dari perhatian serius otoritas.

WNA yang telah overstay  selama 248 hari ini diketahui tidak memiliki penghasilan tetap dan terlilit utang.

Baca Juga:Strategi Blusukan Desa di Jatim Manjur! Indosat Panen 14,4 Juta Pelanggan

Petugas imigrasi bahkan pernah mendapati fakta miris bahwa ia dan anaknya hanya makan nasi dengan garam. Ia juga tengah bergulat dengan konflik hak asuh anak pasca-perceraian dengan mantan istrinya yang warga Sidoarjo.

Curahan hati Surendran tentang beban hidupnya sempat didengar oleh rekan satu selnya sebelum peristiwa nahas itu terjadi. Akumulasi tekanan ini diduga kuat menjadi pemicu aksi nekatnya di tengah prosedur administratif deportasi yang dingin.

Evaluasi Sistem Pengamanan Mendesak 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, menyampaikan belasungkawa dan mengakui perlunya evaluasi internal.

“Kami turut berduka cita. Kami juga melakukan evaluasi internal terhadap prosedur pengamanan ruang detensi,” ujar Agus. 

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak