KPK Perpanjang Masa Tahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

KPK resmi memperpanjang masa penahanan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo selama 40 hari

Wakos Reza Gautama
Kamis, 14 Mei 2026 | 08:32 WIB
KPK Perpanjang Masa Tahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan ajudannya selama 40 hari terkait kasus dugaan korupsi pemerasan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Tulungagung. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • KPK resmi memperpanjang masa penahanan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo selama 40 hari untuk mendalami kasus pemerasan.
  • Tersangka diduga memaksa kepala dinas menyetor uang dengan ancaman surat pengunduran diri demi membiayai gaya hidup mewah.
  • Penyidik KPK telah menyita uang tunai serta barang bukti elektronik untuk mengungkap aliran dana sebesar Rp2,7 miliar tersebut.

SuaraJatim.id - Bupati (nonaktif) Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, bersama ajudan setianya, harus bersiap menghabiskan waktu lebih lama di balik jeruji besi setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi memperpanjang masa penahanan mereka selama 40 hari ke depan.

Perpanjangan ini bukan tanpa alasan. Penyidik lembaga antirasuah tersebut tengah berlomba dengan waktu untuk merangkai kepingan bukti dari skandal pemerasan yang mengguncang 16 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Bukan sembarang pemerasan, modus yang dijalankan Gatut Sunu tergolong sangat sistematis dan intimidatif. Penyidik menemukan fakta mengejutkan. Para kepala dinas diduga dipaksa menandatangani surat pernyataan pengunduran diri sebagai "jaminan".

Kertas itulah yang menjadi senjata tajam bagi sang bupati. Jika target setoran tidak terpenuhi, surat sakti itu bisa sewaktu-waktu digunakan untuk mencopot mereka dari jabatan.

Baca Juga:Bantal di Balik Semak Kaliwungu Tulungagung: Kisah Pilu Nenek Salmi yang Berpulang dalam Kesunyian

Dari target ambisius sebesar Rp5 miliar yang dipatok, KPK mencatat setidaknya Rp2,7 miliar telah berhasil dikumpulkan dari keringat para birokrat tersebut.

"Penyidik masih terus melengkapi berkas yang dibutuhkan, baik dari pemeriksaan tersangka, saksi, maupun hasil kegiatan penggeledahan," ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi pada Rabu (13/5/2026).

Lantas, ke mana aliran dana miliaran rupiah itu bermuara? Penelusuran KPK mengungkap sisi gelap gaya hidup sang pejabat.

Alih-alih untuk kepentingan rakyat, uang hasil pemerasan tersebut diduga mengalir deras untuk membiayai gaya hidup mewah dan keperluan pribadi.

Penyidik mendalami dugaan penggunaan uang tersebut untuk pembelian barang-barang bermerek (branded), biaya pengobatan, hingga jamuan makan mewah bagi para kolega pejabat.

Baca Juga:Plt Wali Kota Madiun Diperiksa di Gedung Merah Putih: KPK Menyingkap Cara Maidi Memalak Pengusaha

Bahkan, dana hasil "palak" jabatan ini disinyalir digunakan untuk bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pihak-pihak tertentu serta membiayai perjalanan dinas yang tidak semestinya.

Hingga pekan kedua Mei 2026, suasana di gedung Merah Putih KPK masih terlihat sibuk menguliti bukti-bukti elektronik. Sejumlah telepon seluler milik pejabat Tulungagung telah disita dan dibawa ke Jakarta.

Gawai-gawai ini dianggap sebagai "kotak pandora" yang menyimpan jejak komunikasi digital terkait praktik lancung tersebut.

Dalam penggeledahan sebelumnya di sejumlah lokasi, termasuk kantor dinas dan rumah pribadi tersangka, KPK juga berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp428 juta serta berbagai dokumen penting dan barang-barang mewah yang kini statusnya menjadi barang bukti.

Meski hingga kini belum ada jadwal pemeriksaan saksi baru, KPK memastikan bahwa proses hukum tidak akan berhenti di sini.

"Penyitaan barang bukti elektronik dilakukan sesuai kebutuhan penyidikan. Jika ada perkembangan atau pemanggilan saksi, kami akan segera sampaikan update-nya," tegas Budi. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak