Belasan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan, Oknum Dosen UNU Blitar Dinonaktifkan

Pihak kampus menonaktifkan oknum dosen tersebut selama tiga puluh hari untuk mempermudah proses investigasi

Wakos Reza Gautama
Rabu, 13 Mei 2026 | 14:44 WIB
Belasan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan, Oknum Dosen UNU Blitar Dinonaktifkan
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap perempuan. Oknum dosen UNU Blitar yang dilaporkan melecehkan mahasiswi dinonaktifkan. [ANTARA/Insan Faizin Mub]
Baca 10 detik
  • Seorang dosen Universitas Nahdlatul Ulama Blitar diduga melakukan pelecehan seksual terhadap empat hingga lima belas mahasiswi.
  • Pihak kampus menonaktifkan oknum dosen tersebut selama tiga puluh hari untuk mempermudah proses investigasi internal yang berlangsung.
  • Mahasiswa menuntut pemecatan permanen karena khawatir mekanisme internal kampus tidak memberikan keadilan serta jaminan keamanan bagi korban.

SuaraJatim.id - Di koridor kampus yang seharusnya menjadi ruang persemaian ilmu dan perlindungan moral, sebuah kabar kelam menyeruak dan menggetarkan muruah Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar.

Seorang oknum dosen kini menjadi sorotan tajam setelah dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya meledak ke permukaan.

Namun, apa yang tampak saat ini ditengarai hanyalah puncak dari sebuah gunung es yang jauh lebih besar dan mengerikan.

Meski Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) UNU Blitar mengaku baru menerima satu laporan resmi yang mewakili empat orang, desas-desus di akar rumput menyebutkan kenyataan yang lebih pahit. Jumlah korban diduga kuat mencapai 15 mahasiswi.

Baca Juga:Skenario Palsu Ibu Muda di Blitar: Karang Cerita Temukan Bayi karena Takut Dimarahi Ortu

Kesenjangan angka antara laporan resmi dan jumlah dugaan korban ini memicu tanya besar. Mengapa belasan mahasiswi lainnya masih memilih menepi dalam diam?

Dugaan kuat mengarah pada sistem pelaporan internal yang dianggap belum memberikan jaminan keamanan psikologis sepenuhnya.

Bayang-bayang intimidasi, tekanan mental, hingga ketakutan akan hancurnya masa depan akademik disinyalir menjadi "mulut singa" yang membungkam para korban.

Wakil Rektor III UNU Blitar, Ardhi Sanwidi, menegaskan bahwa pihak kampus telah mengambil langkah dengan menonaktifkan sementara sang dosen terlapor selama 30 hari guna mempermudah investigasi.

“Sesuai SOP, proses ini dilakukan selama 30 hari. Jika dirasa masih kurang, bisa diperpanjang,” ujar Ardhi, Selasa (12/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com. Ia juga menekankan komitmen kampus untuk menyelesaikan masalah ini sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga:5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas

Namun, langkah penonaktifan sementara ini dinilai banyak pihak sebagai "obat penenang" yang belum menyentuh akar masalah.

Kritik pedas mulai bermunculan mempertanyakan apakah mekanisme internal kampus mampu menangani kasus yang diduga mengandung unsur pidana serius ini secara adil dan transparan.

Banyak yang khawatir, penyelesaian di balik pintu tertutup hanya akan menjadi upaya penyelamatan citra institusi ketimbang penegakan keadilan bagi korban.

Harapan para korban pun terdengar lantang melalui suara rekan mereka. Achmad Kafi, mahasiswa yang mendampingi para korban, menegaskan bahwa penonaktifan sementara bukanlah tujuan akhir.

“Harapannya pelaku dinonaktifkan secara permanen, sehingga tidak lagi memiliki akses mengajar di lingkungan kampus,” tegas Kafi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak