alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Rekaman CCTV, Aksi Dua Emak-Emak Maling di Surabaya

Muhammad Taufiq Rabu, 07 April 2021 | 16:15 WIB

Viral Rekaman CCTV, Aksi Dua Emak-Emak Maling di Surabaya
Rekaman CCTV dua emak-emak diduga maling di Gembong Surabaya Jawa Timur [Suara.com/Dimas Angga]

Dunia maya dihebohkan beredarnya video pelaku pencurian di Kota Surabaya. Dalam rekaman itu, dua pelaku seorang wanita tampak santai ketika mencari sasaran.

SuaraJatim.id - Media sosial dihebohkan beredarnya video pelaku pencurian di Kota Surabaya. Dalam rekaman itu, dua pelaku seorang wanita tampak santai ketika mencari sasaran.

Video menunjukkan pelaku yang memakai kaos merah muda tampak santai ketika memasuki satu per satu rumah korbannya. Nampaknya, dari gerak-gerik pelaku sudah mengenal lokasi tersebut.

Kejadian yang diduga terjadi pada, Senin (5/4/2021) itu terjadi di Jalan Gembong gang 2 Surabaya. Sementara untuk rekaman video CCTV sendiri diunggah oleh akun Facebook M. Faruk.

Dalam unggahan video tersebut, akun M. Faruk juga menceritakan kronologis peristiwanya seperti apa.

Baca Juga: Aplikasi WargaKu, Ini Platform Komunikasi Warga dengan Pemkot Surabaya

"Kejadian tadi pagi (Senin 5 April), spesialis maling di pagi hari, pelaku dua orang perempuan, terciduk CCTV Kampung di Jalan Gembong gang 2," demikian ia menulis kronologis tersebut.

Selain itu, M. Faruk juga memberikan keterangan, bagi siapa saja yang melihat pelaku tersebut segera memberikan info.

"Kalau melihat kedua wanita ini harap langsung menghubungi kepolisian terdekat atau paling tidak bisa langsung inbox," tambahnya.

Beberapa detik saja, ratusan komen netizen memenuhi pada lini masa video pencurian itu. Salah satu komentar datang dari Yuk As yang menulis.

"Oalaaa 3 hp dirumah yang berbeda," demikian tulis akun Facebook Yuk As.

Baca Juga: Wali Kota Eri Minta Perusahaan di Surabaya Perhatikan Keselamatan Pekerja

Sementara ketika dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno membenarkan adanya kejadian itu. "Iya mas, kejadiannya benar dan saat ini masih dalam lidik anggota kami," ujarnya singkat, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait