alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Covid-19 di Kabupaten Lamongan Menggila! Satu Desa Lockdown, Tujuh Warga Meninggal

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Minggu, 06 Juni 2021 | 17:56 WIB

Covid-19 di Kabupaten Lamongan Menggila! Satu Desa Lockdown, Tujuh Warga Meninggal
Ilustrasi COVID-19. -Covid-19 di Kabupaten Lamongan Menggila! Satu Desa Lockdown, Tujuh Warga Meninggal -[Pixabay/Alexey_Hulsov]

Desa Sidodowo, Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, Jawa Timur terpaksa lockdown karena Kasus Covid-19 menggila.

SuaraJatim.id - Kasus Covid-19 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menggila. Desa Sidodowo, Kecamatan Modo terpaksa lockdown lantaran 40 warganya positif terpapar virus Corona. Sejumlah tujuh warga bahkan dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Desa Sidodowo Ali Makrus mengatakan, sejumlah tujuh warganya meninggal dunia.

“Hingga saat ini sudah 7 orang meninggal, namun 2 orang masih menunggu hasil swab,” katanya dikutip dari beritajatim.com media jejaring suara.com, Minggu (6/6/2021).

Kekinian, warga telah mengurangi aktivitas lantaran sejumlah akses keluar- masuk desa telah ditutup. Sebab, ada 40 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga: Bikin Resah Ilmuwan Inggris, WHO Malah Belum Mengakui Varian Corona Nepal

“Hanya satu akses jalan menuju Desa yang dibuka,” sambungnya.

“Kemarin yang meninggal ada lima, dan ada tambahan lagi dua. Yang dua tersebut meninggalnya di rumah. Jadi jumlahnya 7. Warga yang terpapar hari ini ada 40 orang,” imbuh Ali.

Merespon itu, Pemerintah desa setempat mengambil keputusan untuk Lockdown dimulai pada 4 Juni 2021 lalu. Selain itu, juga dilakukan penyekatan di wilayah perbatasan Desa Kedungwaras dengan Desa Sidodowo.

“Upaya dari pemerintah desa, yang pertama, melakukan pembatasan di sebagian wilayah, dan untuk keluar masuk desa kita terapkan satu pintu. Lalu kemarin juga sudah dilakukan penyemprotan atau fogging,” ujarnya.

Meski lockdown, lanjut dia, warganya masih diizinkan bekerja seperti biasanya, selama tidak melanggar ketentuan waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga: Video Viral Antrean Ambulans Bawa Pasien Covid-19 di Bandung, Ini Penjelasannya

“Untuk yang wilayah selatan ditutup total, untuk mempermudah penjagaan dan mendeteksi maka dibuat hanya satu jalur masuk. Sebenarnya Ada dua portal. Namun ada satu portal yang mati, dan satunya lagi buka tutup. Diberlakukan penutupan mulai pukul 7 malam, dan dibuka lagi jam 5 pagi. Jadi warga masih bisa melakukan aktivitas kerja,” urainya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait