Menindaklanjuti kejadian tersebut, salah satu anggota Brimob menembakkan Gas Air Mata untuk menghalau massa pengendara dan untuk massa membubarkan diri.
Dalam upaya mengurai massa pengendara, pihak petugas pengamanan mempercepat laju kendaraan rombongan 100 tersebut, dan tidak dilakukan Swab Antigen terhadap seluruh pengendara.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga:Kerusuhan di Suramadu, Dipicu Warga dari Madura yang Menolak Dites Swab