Calo Donor Darah Plasma di Tuban Gentayangan, Begini Modusnya

Kasus Covid-19 di Kabupaten Tuban Jawa Timur melonjak tinggi. Hal ini membuat permintaan plasma konvalesen meningkat. Hal ini dimanfaatkan oleh para calo.

Muhammad Taufiq
Jum'at, 30 Juli 2021 | 09:59 WIB
Calo Donor Darah Plasma di Tuban Gentayangan, Begini Modusnya
Ilustrasi pendonor plasma konvalesen - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJatim.id - Kasus Covid-19 di Kabupaten Tuban Jawa Timur melonjak tinggi. Hal ini membuat permintaan plasma konvalesen meningkat. Hal ini dimanfaatkan oleh para calo.

Penyebab ini semua lantaran antrean panjang para pencari donor plasma di Palang Merah Indonesia (PMI). Saking paniknya pasien yang terpapar agar memperoleh plasma konvalesen, masyarakat langsung membuat postingan di sosial media untuk mencari pendonor.

Namun, bukan mendapatkan pendonor justru dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab atau calo hingga penipuan.

Humas PMI Tuban, Sarju Efendi mengungkapkan, calo memanfaatkan keluarga pasien Covid-19 yang sudah panik dan bingung mencari pendonor plasma konvalesen.

Baca Juga:Hati-hati! Di Jatim Lagi Heboh Penipuan Berkedok Donor Plasma Konvalesen, Harga Rp 20 Juta

Para calon ini banyak yang memberikan kontak person yang bisa dihubungi langsung. Mereka juga mengaku bisa berkoordinasi dengan PMI padahal sebenarnya mereka melakukan penipuan.

"Calo tersebut menghubungi keluarga pasien, mengatakan bisa membantu mendapatkan plasma secara cepat. Dengan alasan dia bisa koordinasi dengan petugas PMI," kata Sarju Efendi dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Kamis (29/7/2021).

Kemudian, si calo juga berjanji akan meminta mempertemukan di suatu tempat. Namun, sebelum itu, keluarga diminta untuk memberikan sejumlah uang yang di transfer ke calo sebagai DP.

"Ini barusan saya Alami juga, saya dapat telpon dari keluarga pasien berinisial X yang di Rawat di RS Surabaya mengatakan jika dihubungi nomer baru mengatasnamakan calon pendonor plasma atas nama Y yang sudah ambil sampel dan cek titer antibodi di PMI Tuban," kata Sarju.

Lanjut, pendonor Y tesebut siap donor plasma untuk pasien X, dan meminta imbalan uang karena sudah cek titer dan ambil sampel di PMI untuk keluarganya si pasien X tersebut.

Baca Juga:INFOGRAFIS: Terapi Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

"Untung saja, hari ini keluarga pasien X konfirmasi ke PMI Tuban. Bertanya apakah ada calon pendonor atas nama Y yang sudah ambil sampel? langsung saya jawab gak ada. Lalu, keluarga tersebut bilang berarti pihaknya ditipu," ucap dia.

Sarju sapaan akrabnya juga menceritakan hal yang serupa, saat ada pasien yang dirawat di RS Tuban. Keluarga pasien membuat postingan mencari pendonor plasma ke sosial media (Whatshapp, Instagram, dan Facebook) dengan menyertakan kontak yang bisa dihubungi.

"Hal itu justru dimanfaatkan juga sama orang tak dikenal, bilang sudah ambil sampel di PMI Bojonegoro dan mengirimkan foto saat ambil sampel tapi tidak ada wajah calon pendonornya," tutur Sarju.

Lebih lanjut, dari calon pendonor tersebut menghubungi keluarga pasien yang ada di Tuban minta uang transpot untuk pulang dari PMI Bojonegoro.

"Kita dari PMI Tuban menghimbau untuk keluarga pasien yang membutuhkan plasma agar langsung datang ke PMI. Kalaupun ingin share ke sosmed tolong jangan menyertakan kontak person, dengan menyampaikan kepada calon pendonor plasma bisa langsung datang ke kantor PMI Tuban," kata Sarju.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini