alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waspada! BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Laut Selatan Jawa Timur

Muhammad Taufiq Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:41 WIB

Waspada! BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Laut Selatan Jawa Timur
Ilustrasi gelombang tinggi (27/5/20210). ANTARA FOTO/Rahmad

Potensi gelombang laut tinggi bisa terjadi di perairan Selatan Jawa Timur pada 11 hingga 12 Agustus 2021. Peringatan ini disampaikan BMKG.

SuaraJatim.id - Potensi gelombang laut tinggi bisa terjadi di perairan Selatan Jawa Timur pada 11 hingga 12 Agustus 2021. Peringatan ini disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BMKG memperkirakan gelombang tinggi lebih dari enam meter berpotensi terjadi di laut selatan itu. Hal ini disampaikan Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo dalam keterangan tertulis di Surabaya, Rabu (11/04/2021).

Ia mengatakan, selain di selatan Jawa Timur potensi gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di Perairan Timur Enggano, Perairan Selatan Banten dan juga di Samudera Hindia Barat Bengkulu.

"Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari timur - selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari timur - tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 30 knot," katanya, dikutip dari Antara.

Baca Juga: BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi 6 Meter di Selatan Jawa Timur

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Selat Sunda bagian selatan, dan Perairan selatan Banten," ujarnya menambahkan.

Eko menambahkan, untuk tinggi gelombang antara 1,25 meter sampai dengan 2,5 meter di antaranya berpeluang terjadi di Perairan Timur Kepulauan Nias hingga Mentawai, Selat Sumba bagian timur, selat Ombai, Perairan Selatan Kepulauan Anambas, Perairan Timur Bintan-Lingga, Perairan Belitung-Selat Gelasa.

"Sedangkan tinggi gelombang antara 2,5 meter sampai dengan 4 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka Bagian Utara, Perairan Timur Simeulue, Teluk Lampung bagian Selatan, Selat Sape bagian Selatan, Perairan Pulau Sawu-Pulau Rotte-kupang," ujarnya.

Ia mengatakan, harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

"Kapal Tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2, 5 meter," ujarnya.

Baca Juga: Pangdam Sebut Aplikasi Silacak Efektif Temukan dan Tekan Kasus Covid-19

Sementara untuk Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo atau Kapal Pesiar kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait