alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sedia Payung Lur! Jatim Hari Ini Diprediksi Diguyur Hujan Deras Disertai Angin dan Kilat

Muhammad Taufiq Selasa, 14 September 2021 | 10:45 WIB

Sedia Payung Lur! Jatim Hari Ini Diprediksi Diguyur Hujan Deras Disertai Angin dan Kilat
Ilustrasi Hujan. (Pixabay)

Hujan deras disertai angin dan kilat diprediksi mengguyur Provinsi Jawa Timur.

SuaraJatim.id - Hujan deras disertai angin dan kilat diprediksi mengguyur Provinsi Jawa Timur. Hal ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Selasa (14/09/2021).

Bukan hanya Jawa Timur, sebenarnya hujan lebat ini juga berpotensi di seluruh Indonesia, mulai dari wilayah Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Bagian wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara juga diprakirakan menghadapi kondisi cuaca yang sama.

BMKG menyampaikan bahwa kehadiran daerah konvergensi memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa bagian wilayah Indonesia.

Baca Juga: BMKG: Sumsel Harus Bersiap Bencana Hidrometeorologi hingga 2022

Menurut BMKG, daerah sirkulasi siklonik di perairan barat Sulawesi Barat membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Sulawesi Barat bagian Utara, Sulawesi Tengah hingga Selat Karimata bagian tengah.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari perairan barat Aceh hingga Selat Malaka, dari perairan barat Lampung hingga Riau, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara.

Kemudian dari perairan timur Kalimantan Utara hingga Kalimantan bagian utara, di Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Barat, dari perairan barat Papua Barat hingga Maluku Utara bagian selatan, dan dari Papua hingga Papua Barat.

BMKG menyatakan, "Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konvergensi tersebut." ANTARA

Baca Juga: Warga Ungkap Penyebab Banjir Rangkas Bitung, Minta Pemerintah Beri Solusi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait