alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usai Ketemu Jokowi, Peternak yang Viral Bentangkan Poster di Blitar Dikirimi Jagung 20 Ton

Muhammad Taufiq Selasa, 21 September 2021 | 12:09 WIB

Usai Ketemu Jokowi, Peternak yang Viral Bentangkan Poster di Blitar Dikirimi Jagung 20 Ton
Suroto dapat kiriman jagung ke rumahnya di Blitar Jawa Timur [Foto: suaraindonesia]

Peternak ayam petelur yang diamankan polisi lantaran bentangkan poster permintaan bantuan kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di Blitar Jawa Timur.

SuaraJatim.id - Peternak ayam petelur yang diamankan polisi lantaran bentangkan poster permintaan bantuan kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di Blitar Jawa Timur beberapa waktu lalu akhirnya mendapat bantuan.

Peternak bernama Suroto itu mendapat kiriman jagung sebanyak 20 ton dari presiden. Bantuan itu dikirim setelah beberapa hari sebelumnya Ia diundang ke Istana Negara di Jakarta oleh orang nomor satu di Indonesia itu.

Sebelum rentetan keberuntungan yang dialami Suroto itu, Ia sempat membentangkan poster terkait mahalnya harga jagung, sementara harga telur kian murah. Kondisi itu berdampak pada usahanya.

Bantuan jagung kepada Suroto tersebut dikirim langsung ke daerahnya di Desa Suruhwadang Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar.

Baca Juga: CEK FAKTA: Harta Pejabat Meningkat karena Bonus Jualan Vaksin Corona, Benarkah?

"Saya tidak menyangka bisa dapat bantuan jagung pipil sebanyak ini, kualitasnya juga sangat bagus. Saya sangat berterima kasih kepada Presiden Jokowi," kata Suroto, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Selasa (21/09/2021).

Kata Suroto, bantuan jagung ini tidak akan dimanfaatkan sendiri, melainkan juga akan diberikan kepada tetangganya yang merupakan peternak kecil.

"Saya sangat bersyukur dapat bantuan sebanyak ini, yang pasti ini tidak ada saya pergunakan sendiri. Melainkan, juga saya bagikan kepada teman-teman saya peternak kecil," katanya.

Sekadar diketahui, dengan adanya kebijakan saat pandemi COVID-19 serta PPKM membuat peternak kecil seperti Suroto sangat kesulitan. Pandemi membuat usahanya terimbas, karena harga jual telur yang semakin murah, sedangkan pakan mahal.

Ke depan, ia berharap harga pakan akan sesuai dengan aturan dari Kementerian Perdagangan yakni Rp 4.500 per kilogram. Saat ini, harga jagung sudah sekitar Rp 6 ribu per kilogram.

Baca Juga: Vaksinasi di Lampung Rendah, Jadi Perhatian Khusus Presiden Jokowi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait