alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PD Pasar Surya Merugi dan Utangnya Banyak, DPRD Usul Agar Pemkot Surabaya Lelang Pasar

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Sabtu, 16 Oktober 2021 | 20:41 WIB

PD Pasar Surya Merugi dan Utangnya Banyak, DPRD Usul Agar Pemkot Surabaya Lelang Pasar
Ilustrasi pasar di Surabaya. [Unsplash/Falaq Lazuardi]

DPRD mengusulkan agar Pemkot Surabaya melakukan lelang pasar. Ini merespon dampak kerugian dari Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, Kota Surabaya.

SuaraJatim.id - DPRD mengusulkan agar Pemkot Surabaya melakukan lelang pasar. Ini merespon dampak kerugian dari Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, Kota Surabaya.

 
Anggota Komisi C Bidang Pembangunan, DPRD Kota Surabaya, Buchori Imron mengatakan, dari sekitar delapan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Surabaya, PD Pasar tidak pernah profit atau untung.

"Saya juga heran, pasar yang seharusnya menjadi sentral pencetak uang karena disitu banyak transaksi jual beli, justru dalam pengelolaannya malah tertimpa kerugian terus menerus," katanya mengutip dari Antara. 

Dijelaskannya, ada sekitar 60 pasar yang aktif di Surabaya. Hanya PD Pasar Surya yang tak menghasilkan. Bahkan membayar pajak saja, utangnya mencapai Rp20 miliar.

Baca Juga: Info Vaksin Surabaya Hari Ini 16 Oktober 2021, Ada Vaksinasi Massal di Gelora Pancasila

"Ini untuk urusan pajak saja, belum lagi urusan sampah. DKRTH (Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau) Surabaya untuk membuang sampah saja dianggarkan Rp170 miliar setiap tahun, termasuk sampah pasar," ujarnya.

Mestinya, kata Buchori, biaya buang sampah pasar tidak perlu dibantu DKRTH, melainkan cukup PD Pasar Surya saja. 

Oleh karena itu, lanjut dia, khusus BUMD yang satu ini perlu mendapat perhatian serius dari Pemkot Surabaya. Ia menyarankan sebaiknya PD Pasar Surya dikelola oleh profesional, atau dilelang agar dikelola pihak ketiga sehingga kinerja PD Pasar Surya bisa untung. 

"Jika PD Pasar Surya untung maka Pemkot Surabaya juga untung, tidak pusing mikirkan kinerja pasar saja," ujarnya.

Buchori menjelaskan, pasar yang akan dilelang sistemnya adalah dikelola pihak ketiga dengan jangka waktu 2, 3, atau 4 tahun jadi seperti kontrak. Ketika sudah dilelang logikanya pasar-pasar yang ada akan untung karena dikelola orang yang profesional dan kredibel. 

Baca Juga: Diduga Dianiaya Suami Akibat Sering Main TikTok, Istri di Surabaya Tewas di Pelukan Anak

Jika pasar yang ada di Suabaya itu dikelola oleh orang yang paham mengenai pasaran, kata Bukhori, maka dipastikan akan profit. Berbeda dengan orang yang tidak paham, maka akan rugi terus.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait