alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ribut Pernyataan Menag RI, Ketua Ansor Jatim: Jangan Dipolitisir Kemana-mana

Muhammad Taufiq Rabu, 27 Oktober 2021 | 22:20 WIB

Ribut Pernyataan Menag RI, Ketua Ansor Jatim: Jangan Dipolitisir Kemana-mana
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Menyikapi ribut-ribut pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ansor Jawa Timur ikut angkat bicara.

SuaraJatim.id - Menyikapi ribut-ribut pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ansor Jawa Timur ikut angkat bicara.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur (Ansor Jatim) M Syafiq Syauqi mengatakan pernyataan menteri yang akrab disapa Gus Yaqut tersebut tidak perlu dipolitisir.

Syafiq menilai sudah sepantasnya polemik persoalan tersebut dihentikan. Menurut dia, konteks pembicaraan tersebut untuk kalangan internal pesantren.

"Inikan untuk motivasi, yakni memotivasi santri dan pesantren untuk bangga, jadi harap memaknai sesuatu berdasarkan konteks-nya," kata Syafiq dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga: Bela Gus Yaqut Meski Banyak Kontroversi, Aktivis NU: Ketimbang Menag Dipimpin Orang FPI!

"Apalagi Gus Menteri sudah menyampaikan konteks statement beliau, saya kira tidak perlu dipolitisir ke mana-mana," ujarnya menegaskan.

Dia lantas mencontohkan pidato seorang tokoh, sebut saja tokoh tersebut mengunggulkan suku Madura.

"Dalam pidatonya banyak tokoh Madura hebat, lalu menyebut satu per satu, inikan tujuannya memotivasi warga Madura yang menjadi peserta pertemuan, jadi dalam konteks ini, tidak dalam rangka mendiskreditkan kelompok lain," katanya.

Karena inilah, Syafiq berharap isu soal hal ini dihentikan. Menurut dia, banyak isu lain yang perlu mendapatkan perhatian masyarakat.

"Semisal soal kebangkitan ekonomi, UMKM bagaimana bangkit pasca pandemi, bagaimana agar kita tidak terjebak lagi pada gelombang kedua Covid-19," ujarnya.

Baca Juga: Wakil Menteri Agama Ingin Polemik Terkait Pernyataan Gus Yaqut Disudahi

"Ini saja yang produktif kita wacanakan di publik, jangan mewacanakan yang tidak produktif," kata Syafiq Syauqi menegaskan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait