Tafsir ayat 7: Sebagai ujian Kami bagi mereka, siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. Sehingga posisi orang musyrik sebagai ujian dan cobaan (Tafsir al-Wajiz).
Ayat 8: wa inn laj'ilna m 'alaih a'dan juruz
Artinya, Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus.
Tafsir ayat 8: Dan sesungguhnya Kami benar-benar menjadikan apa yang terdapat di muka bumi dari perhiasan tersebut ketika dunia berakhir berupa tanah yang tanpa tumbuh-tumbuhan sama sekali di dalamnya. (Tafsir al-Muyassar)
Baca Juga:ASTAGHFIRULLAH Anda Berlumuran Dosa, Baca Doa Taubat Ini Agar Diampuni Allah
Ayat 9: am asibta anna a-bal-kahfi war-raqmi kn min ytin 'ajab
Artinya, atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?
Tafsir ayat 9: Janganlah engaku (wahai rasul), menyangka bahwa sesungguhnya kisah para penghuni gua itu dan batu pualam yang tertulis di atasnya nama-nama mereka termasuk tanda-tanda Kami yang menakjubkan lagi aneh. sebab, penciptaan langit dan bumi dan segala isinya lebih menakjubkan dari kisah itu. (Tafsir al-Muyassar)
Ayat 10: i awal-fityatu ilal-kahfi fa ql rabban tin mil ladungka ramataw wa hayyi` lan min amrin rasyad
Artinya, (Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)".
Baca Juga:BACAAN LENGKAP Kirim Doa untuk Orang Meninggal Agar Dijauhi dari Api Neraka
Tafsir ayat 10: Ingatlah wahai Rasul tatkala beberapa pemuda yang beriman melarikan diri untuk mencari perlindungan demi menyelamatkan agama mereka, lalu mereka menghaturkan doa, "Wahai Tuhan kami! Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dengan mengampuni dosa-dosa kami, dan menyelamatkan kami dari makar musuh-musuh kami, serta jadikanlah iman kami dan hijrahnya kami dari orang-orang kafir sebagai petunjuk dan sikap istikamah menuju jalan kebenaran." (Tafsir al-Mukhtashar)