facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banjir Luapan Kali Lamong Masih Berpotensi Terjadi Akibat La Nina

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 17 November 2021 | 09:27 WIB

Banjir Luapan Kali Lamong Masih Berpotensi Terjadi Akibat La Nina
Ilustrasi banjir akibat La Nina. [ANTARA/Laily Rahmawaty]

Banjir akibat luapan Kali Lamong masih berpotensi terjadi. Hal ini dampak cuaca ekstrem dipicu La Nina.

SuaraJatim.id - Banjir akibat luapan Kali Lamong masih berpotensi terjadi. Hal ini dampak cuaca ekstrem dipicu La Nina.

Koordinator Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, Taufiq Hermawan mengatakan, potensi banjir akibat luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik masih akan terjadi dampak La Nina. 

Namun, menurutnya, perlu dipahami mengenai La Nina, karena masih banyak yang menganggap fenomena itu diartikan sebagai badai. Dijelaskannya, La Nina merupakan suatu fenomena cuaca global yang menyebabkan curah hujan menjadi lebih tinggi.

"Karena La Nina ini, curah hujan meningkat 2-70 persen, ini yang perlu diwaspadai. Karena banjir ini utamanya terjadi karena tingginya curah hujan," katanya, mengutip dari Antara, Rabu (17/11/2021).

Baca Juga: Musim Penghujan, BMKG Jogja Ingatkan La Nina Picu Peningkatan Curah Hujan hingga 60 Persen

Sementara, Kepala Stasiun Klimatologi, Malang, Anung Suprayitno mengatakan, efek La Nina tertinggi terjadi pada periode September-November.

Lantas, lanjut dia, bukan berarti pada Desember-Februari curah hujan menjadi rendah. Dijelaskannya, pada Desember-Februari merupakan periode puncak musim hujan.

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan, bahwa bencana banjir akibat luapan Kali Lamong terjadi di wilayah Gresik Selatan.

Gus Yani, sapaan akrabnya menyebut, Pemkab Gresik terus berupaya melakukan mitigasi bencana, salah satunya dengan ketersediaan sarana penampungan sementara yang layak bagi korban terdampak banjir.

"Kami tidak hanya melakukan pencegahan banjir, namun perlu diperhatikan juga mengenai penanganan korban banjirnya," katanya.

Baca Juga: Berpacu dengan Waktu, 17 Alat Berat Dikerahkan Pemkab Gresik Buat Keruk Kali Lamong

Ia mengatakan, hingga hari ini, Pemkab Gresik total telah menyiapkan 19 alat berat untuk normalisasi Kali Lamong, dan menginstruksikan Dinas PUPR segera menginformasikan apabila jumlah tersebut masih dirasa kurang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait